Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Bekuk Penikam OB Perusahaan Otomotif di Cikarang

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 21:30 WIB | Oleh:
Polisi Bekuk Penikam OB Perusahaan Otomotif di Cikarang Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Suasana Rumah Sakit EMC di kawasan industri MM2100 Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, saat menunggu jenazah korban untuk diautopsi ke RS Polri Kramat Jati Jakarta.

Kabupaten Bekasi -- Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, membekuk seorang pria terduga pelaku penikaman terhadap seorang petugas pramu kantor atau office boy (OB) yang bekerja di salah satu perusahaan otomotif wilayah Cikarang hingga menyebabkan meninggal dunia.

"Terduga pelaku diamankan petugas tak lama setelah menikam korban yakni saudara MW (35)," kata Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Baskoro Bintang di Cikarang, Sabtu.

Dia mengungkapkan terduga pelaku berinisial TB berhasil diamankan petugas di lokasi yang berjarak tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif petugas.

"Penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku untuk membuat kasus ini terang benderang, termasuk mengungkap motif di balik tindak penikaman tersebut," katanya.

Penyidik Mapolsek Cikarang Barat juga telah memeriksa dua orang saksi. Berdasarkan keterangan saksi, sempat terjadi cekcok antara korban dengan terduga pelaku di lokasi kejadian sebelum penikaman terjadi.

"Cekcok itu berlanjut dengan aksi saling dorong yang mengakibatkan korban terjatuh, berdasarkan keterangan saksi," katanya.

Saat korban terjatuh, terduga pelaku secara tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis pisau lalu digunakan untuk menyerang korban yang tidak sempat melawan. Dalam kondisi tidak berdaya, korban sempat berteriak meminta tolong kepada petugas keamanan kawasan yang sedang melintas.

"Kami juga sedang menunggu hasil dari autopsi yang masih berjalan saat ini," katanya.

Berdasarkan penyelidikan awal petugas, korban sebelumnya membuat janji untuk bertemu dengan seorang rekan kerjanya yakni seorang perempuan di sekitar danau Kawasan Industri MM2100.

Namun, perempuan tersebut datang bersama seorang pria diduga adalah suaminya. Aksi cekcok berujung penikaman itu mengakibatkan korban mengalami luka serius.

"Kami mendapat laporan sekitar pukul 12.15 WIB dari masyarakat mengenai adanya korban tergeletak di lokasi kejadian. Saat dievakuasi ke rumah sakit, korban masih hidup dan sempat berkomunikasi. Namun pada pukul 16.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Sementara itu, bibi korban bernama Yati mengungkapkan MW yang bekerja sebagai OB di PT Astra Honda Motor itu meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan brutal di kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk di bagian leher, punggung dan perut. "Banyak luka tusuk. Kata dokter ada di leher, punggung dan bagian belakang," katanya.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit EMC di Kawasan Industri MM2100 untuk mendapatkan perawatan intensif namun nyawanya tidak tertolong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.