Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Tengah Menargetkan Penurunan Stunting Menjadi 18 Persen

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Pemkab Bangka Tengah Menargetkan Penurunan Stunting Menjadi 18 Persen Doc: Antara
Ket. Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah Wiwik Susanti.

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan angka stunting turun dari saat ini 21 persen menjadi 18 persen pada akhir 2025 dengan menggencarkan kegiatan monitoring di enam kecamatan.

"Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan di enam kecamatan untuk meninjau langsung capaian program," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah Wiwik Susanti di Koba, Sabtu.

Ia mengatakan, saat ini lokus penanganan berada di Kecamatan Pangkalanbaru mencakup tiga desa, Kecamatan Sungaiselan ada tujuh desa, dan beberapa desa di Kecamatan Namang.

"Stunting ini menjadi tanggung jawab seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam TPPS untuk berkolaborasi menurunkan angka stunting,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TPPS telah terbentuk hingga tingkat desa dan kelurahan, melibatkan unsur Tim Pendamping Keluarga (TPK), bidan, penyuluh KB, serta tenaga kesehatan dari lintas sektor.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan satu instansi saja. Diperlukan kerja terpadu agar hasilnya optimal,” ujarnya.

Salah satu program unggulan TPPS Bangka Tengah adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang menargetkan keluarga berisiko stunting (KRS).

“Melalui Genting, para kepala OPD, camat, kepala desa, rumah sakit, Kementerian Agama, dan Baznas berkomitmen menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko,” kata Wiwik.

Bantuan yang diberikan berupa dukungan nutrisi selama tiga bulan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0–23 bulan, disertai kegiatan edukasi gizi, pola asuh sehat, serta pendampingan rutin di posyandu.

Selain bantuan nutrisi, program ini juga mencakup pendataan kondisi sanitasi dan kelayakan tempat tinggal keluarga penerima manfaat. Hasil pendataan digunakan untuk merekomendasikan tindak lanjut kepada dinas terkait, seperti perbaikan jamban atau intervensi kesehatan.

“Peran orang tua asuh tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan edukasi agar pencegahan stunting dimulai sejak masa calon pengantin hingga anak usia balita,” ujar Wiwik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.