Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencatan Senjata Mulai Berlaku Setelah Militer Israel Menarik Diri dari Sebagian Wilayah Gaza

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 08:56 WIB | Oleh:

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pasukannya "mulai memposisikan diri di sepanjang garis penempatan yang diperbarui" mulai pukul 12:00 waktu setempat.

"Pasukan IDF di Komando Selatan dikerahkan di wilayah tersebut dan akan terus menyingkirkan segala ancaman langsung," tambah pernyataan tersebut.

Utusan khusus AS Steve Witkoff mengatakan Komando Pusat AS telah mengonfirmasi bahwa pasukan IDF telah "menyelesaikan penarikan tahap pertama" ke wilayah yang disebutnya sebagai "garis kuning". Garis tersebut ditampilkan dalam peta yang dirilis Gedung Putih pekan lalu yang menandai titik-titik penarikan pasukan selama fase perjanjian gencatan senjata ini, di mana Israel akan menguasai 53% wilayah Gaza.

Sebelumnya pada hari Jumat, terdapat kebingungan seputar waktu pelaksanaan gencatan senjata. Saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa serangan udara berlanjut di Gaza hingga Jumat dini hari.

Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan 17 orang telah tewas dalam 24 jam terakhir.

IDF mengatakan akan terus beroperasi dari garis penempatan yang diperbarui "untuk menghilangkan ancaman langsung apa pun", dan mendesak masyarakat untuk menghindari memasuki wilayah yang masih berada di bawah kendali militer Israel.

Di wilayah Kota Gaza tempat IDF ditarik, pasukan keamanan Hamas dikerahkan di jalan-jalan. Mereka terlihat mengenakan topi berlogo Badan Keamanan Dalam Negeri Hamas, alih-alih pasukan polisi biasa.

Pada hari Jumat, Hamas mengatakan pihaknya menolak "perwalian asing" apa pun atas Gaza, dan menambahkan bahwa pemerintahan Gaza murni merupakan urusan internal Palestina.

Rencana perdamaian 20 poin Trump menyatakan bahwa Hamas tidak akan memiliki peran masa depan di Gaza, yang akan diperintah oleh badan transisi sementara yang terdiri dari teknokrat Palestina yang diawasi oleh "Dewan Perdamaian" yang dipimpin dan diketuai oleh Donald Trump dan melibatkan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair.

Pemerintahan Jalur Gaza akhirnya akan diserahkan kepada Otoritas Palestina (PA).

Saat sebagian pasukan ditarik, ribuan warga Palestina difilmkan melakukan perjalanan - banyak di antaranya berjalan kaki - menyusuri jalan pesisir Gaza ke arah utara.

Banyak yang berjalan kaki sejauh lebih dari 20 km (12 mil) sambil membawa sisa barang bawaan mereka di punggung.

Di sepanjang jalan sempit yang rusak, beberapa orang mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk kemenangan. Namun, banyak juga yang tampak lemah dan kekurangan gizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.