Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sabalenka Pertahankan Rekor Sempurna di Wuhan, Pegula Lolos Setelah Laga Maraton

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 05:48 WIB | Oleh:
Sabalenka Pertahankan Rekor Sempurna di Wuhan, Pegula Lolos Setelah Laga Maraton Doc: AFP
Ket. Aryna Sabalenka

WUHAN, TIONGKOK - Juara bertahan Aryna Sabalenka harus bekerja keras untuk menjaga rekor tak terkalahkannya di Wuhan tetap berlanjut. Petenis nomor satu dunia itu bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Rebecca Sramkova asal Slovakia dengan skor 4-6, 6-3, 6-1 pada hari Rabu (8/10).

Dalam laga perdananya sejak menjuarai US Open bulan lalu, gelar Grand Slam keempat dalam karirnya, Sabalenka sempat tampil lamban di set pertama. Namun, kekuatan pukulannya mulai kembali di dua set berikutnya, memastikan tempat di babak 16 besar Wuhan Open, di mana ia akan menghadapi unggulan ke-16 asal Russia, Liudmila Samsonova.

Sabalenka kini mengincar gelar keempat beruntun di Wuhan, turnamen yang selalu dimenangkannya sejak debut pada tahun 2018, dengan catatan sempurna 18 kemenangan tanpa kalah.

Set pembuka sempat berlangsung aneh karena tiga gim pertama sama-sama dipatahkan. Sramkova lalu mengambil kendali di gim keempat dan menutup set pertama hanya dalam 35 menit dengan torehan 15 winner. Namun, Sabalenka membalas di set kedua dan tampil dominan di penentuan, menyapu bersih delapan dari sembilan gim terakhir untuk menang dalam waktu kurang dari dua jam.

“Ia bermain luar biasa, terutama di set pertama. Tak banyak yang bisa saya lakukan,” ujar Sabalenka. “Saya tahu setelah jeda panjang pasca-US Open, butuh waktu untuk menemukan ritme lagi. Tapi saya senang bisa menemukan permainan saya di set kedua dan bermain agresif seperti seharusnya.”

Unggulan ketiga Coco Gauff tampil tanpa cela untuk merebut tiket 16 besar. Semifinalis Wuhan tahun lalu itu menghancurkan petenis kualifikasi Jepang Moyuka Uchijima 6-1, 6-0 hanya dalam 51 menit.

Kemenangan ini menandai kemenangan ke-18 Gauff di Tiongkok sejak 2023, jumlah terbanyak di level WTA dalam periode tersebut. Di babak berikutnya, petenis berusia 20 tahun itu akan menantang wildcard tuan rumah Zhang Shuai demi tempat di perempat final.

Sementara itu, rekan senegara Gauff, Jessica Pegula, harus melewati laga penuh drama selama hampir tiga jam sebelum mengalahkan kompatriotnya Hailey Baptiste 6-4, 4-6, 7-6 (8/6).

Pegula sempat dua kali gagal menutup laga saat unggul 5-2 dan 5-4 di set ketiga, dengan Baptiste menyelamatkan lima match point dan merebut empat gim beruntun untuk berbalik unggul 6-5. Namun, Pegula menunjukkan ketenangan luar biasa, memaksakan tiebreak, dan akhirnya memastikan kemenangan di match point ketujuhnya.

“Itu pertandingan yang brutal,” ujar Pegula lega. “Setelah gagal di beberapa match point, saya sempat bermain agak ragu, dan itu cukup bagi lawan untuk bangkit. Tapi saya bangga karena berhasil tetap tenang dan tidak menyerah. Itu benar-benar laga rollercoaster.”

Pegula akan menghadapi unggulan kesembilan asal Russia, Ekaterina Alexandrova, di babak ketiga.

Cuaca panas kembali menjadi faktor penentu di Wuhan, dengan suhu menembus 30 derajat celcius. Unggulan ke-12 Karolina Muchova menjadi korban terbaru setelah terpaksa mundur saat tertinggal 7-6 (7/1), 4-1 dari Magdalena Frech.

Muchova sempat menjalani pemeriksaan medis di lapangan karena kelelahan akibat panas, menyusul deretan pemain lain seperti Emma Raducanu, Jelena Ostapenko, dan Dayana Yastremska yang juga mundur di tengah pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.