Ada Apa dengan Desa Batu Belubang Bangka Tengah
📅 Kamis, 09 Okt 2025, 02:15 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BANGKA TENGAH – Anggota DPR baru saja meninjau sebuah desa di Bangka Tengah. Dialah Melati Erzaldi. Ini berkaitan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang mengusulkan Desa Batu Belubang sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Usulan itu ditinjau Anggota Komisi IV DPR Melati Erzaldi saat kunjungan kerja ke Desa Batu Belubang dan Desa Berok. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional yang berfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan dan pemberdayaan nelayan kecil.
“Bangka Tengah menjadi daerah pertama di Kepulauan Babel yang mengajukan program Kampung Nelayan Merah Putih. Kami akan kawal agar bisa direalisasikan pada 2026,” kata Melati. Menurut dia, terdapat tiga desa yang diusulkan Pemkab Bangka Tengah untuk program tersebut, yakni Desa Batu Belubang, Desa Berok, dan Desa Batu Beriga.
"Kita berkomitmen membantu pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan KKP agar usulan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan," ujar Melati. Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda mengatakan sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu penopang utama ekonomi daerah, namun sebagian besar nelayan kecil masih menghadapi keterbatasan fasilitas, sarana produksi, dan akses terhadap teknologi modern.
“Ketimpangan akses teknologi dan minimnya infrastruktur menjadi hambatan utama bagi nelayan kecil. Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjawab tantangan itu,” ujarnya. Pemkab Bangka Tengah telah menyiapkan langkah strategis untuk mendukung usulan tersebut, antara lain penguatan kelompok usaha nelayan dan koperasi, penyediaan sarana tangkap ikan, program asuransi nelayan, serta pelatihan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi mengatakan, pemerintah pusat melalui KKP pada 2025 akan membangun 100 kampung nelayan maju di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, Kelurahan Berok di Bangka Tengah sudah masuk dalam 35 lokasi prioritas nasional tahap kedua, sedangkan Desa Batu Belubang diusulkan untuk tahap berikutnya.
Kabupaten Bangka Tengah memiliki garis pantai sepanjang 195 kilometer dengan lebih dari 3.700 nelayan di 23 desa pesisir. Desa Batu Belubang sendiri memiliki sekitar 350 nelayan dan 102 pelaku usaha pengolahan ikan, termasuk industri rumahan yang dikelola masyarakat setempat. “Potensi besar ini perlu didukung dengan fasilitas pelabuhan, akses modal, dan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan,” kata Imam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!