- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Resmi Operasikan A...
Jakarta Resmi Operasikan Ambulans Listrik Pertama, Gubernur Pramono: Langkah Nyata Menuju Kota Hijau
Rabu, 08 Okt 2025, 17:22 WIBJAKARTA â Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memiliki ambulans listrik pertama yang akan memperkuat sistem layanan kesehatan di ibu kota. Ambulans ini merupakan bantuan dari Yayasan Life After Mine (LINE) dan diserahkan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Pendopo Balai Kota, Rabu (8/10/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengapresiasi langkah Yayasan LINE yang berperan aktif dalam memperkuat sistem kegawatdaruratan medis di Jakarta. Menurutnya, penggunaan ambulans listrik menjadi tonggak penting dalam upaya menuju layanan kesehatan modern sekaligus ramah lingkungan.
âJadi, ini adalah ambulans listrik pertama yang akan dioperasikan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Sehingga, secara khusus, Pak Mochammad Bihar, kami berterima kasih banget. Ini sebagai wujud kerja sama antara swasta dengan pemerintah bersinergi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,â ujar Pramono.
Gubernur menegaskan, ambulans listrik ini akan menjadi model awal sebelum Pemprov DKI memperluas penggunaan kendaraan operasional berbasis energi hijau.
âSaya berpesan supaya ini dirawat dengan baik. Ini menjadi model awal, karena kalau nanti memang secara signifikan beroperasi dengan baik, tentunya untuk selanjutnya kita akan memulai menggunakan ambulans listrik. Ini merupakan ambulans yang ke-97 yang dioperasikan oleh Pemerintah DKI Jakarta,â imbuhnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui UPT Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) telah mengoperasikan 96 unit ambulans advance. Seluruh armada tersebut melayani kebutuhan pra-hospital, evakuasi pasien antarfasilitas kesehatan, serta berbagai kegiatan nasional dan internasional yang melibatkan layanan medis cepat tanggap.
Pemanfaatan ambulans listrik ini juga sejalan dengan visi besar Jakarta menuju kota berketahanan iklim (climate-resilient city) dan transisi menuju energi hijau. Penggunaan kendaraan listrik di sektor publik diharapkan mampu menekan emisi karbon sekaligus menciptakan kualitas udara yang lebih bersih bagi warga ibu kota.
Sementara itu, Ketua Yayasan LINE Mochammad Bihar menuturkan bahwa penyerahan ambulans listrik ini menjadi langkah kecil dengan dampak besar bagi masa depan layanan kesehatan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
âDari sisi performa, ambulans ini memiliki daya tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya. Proses pengisian daya didukung oleh fitur basis charging, mencapai 20-80 persen dalam waktu 80 menit, dan pengisian standar 220V 16A. Penyerahan ambulans listrik ini bukan hanya simbol kerja sama, tapi juga komitmen kami untuk memperluas dampak sosial positif, bahwa transisi energi bersih juga bisa hadir di sektor pelayanan kesehatan,â jelas Bihar.
Ia menambahkan, keberadaan ambulans listrik diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk mulai beralih ke teknologi ramah lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara sektor publik dan swasta menjadi kunci dalam mempercepat transisi energi bersih di berbagai bidang.
âSaya percaya kemajuan masyarakat tidak hanya dibangun melalui inovasi, tapi juga melalui kolaborasi. Kami percaya sektor swasta, pembangun sosial, dan pemerintah memiliki peran yang saling melengkapi dan membangun sistem layanan publik yang tangguh dan berkelanjutan,â tutupnya.
Dengan hadirnya ambulans listrik pertama ini, Jakarta menegaskan posisinya sebagai kota pionir dalam penerapan energi hijau di bidang kesehatan publik. Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa transformasi layanan publik Jakarta bergerak sejalan dengan komitmen global terhadap keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Penggantian Baterai Mobil Listrik, Simak Mekanisme dan Perkiraan Biayanya!
-
Ferrari Perkenalkan Mobil Listrik Pertama, Luce, Segini Harganya!
-
Mobil Listrik Tiba-Tiba Mati di Rel Kereta? Ini Penjelasan Pakar ITB
-
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Jakarta dengan Tarif Rp1
-
Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
-
Polres Metro Tangerang Kota Tingkatkan Patroli Rumah Kosong Selama Masa Mudik Lebaran 2026
-
Perkembangan Kriteria MABIMS dalam Penentuan awal Bulan Hijriah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.