Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Prakirakan Cuaca di Sejumlah Kota Besar Berawan, Jakarta dan Bandung Hujan Ringan

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 07:32 WIB | Oleh:
BMKG Prakirakan Cuaca di Sejumlah Kota Besar Berawan, Jakarta dan Bandung Hujan Ringan Doc: dok
Ket. Ilustrasi hujan di Jakarta

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah di Indonesia akan diselimuti awan dan diguyur hujan ringan hingga sedang pada hari ini, Selasa (7/10).

"Di Pulau Jawa, Kota Jakarta dan Bandung diprakirakan diguyur hujan ringan. Sementara Serang, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya diselimuti awan tebal," kata Prakirawan BMKG Ina Indah Hapsari dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta.

Di Sumatera, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni di Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang.

Adapun Aceh dan Medan berpotensi diselimuti awan. Jambi dan Bandar Lampung berpotensi diguyur hujan deras disertai petir.

"Untuk Bali, Kupang, dan Mataram diprakirakan berawan tebal," kata dia.

Selanjutnya di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Tanjung Selor dan Palangkaraya. Sementara Banjarmasin dan Pontianak berpotensi hujan petir, adapun Samarinda berawan tebal.

Berpindah ke wilayah Sulawesi, kata dia, Kota Mamuju dan Gorontalo diprakirakan hujan ringan. Palu, Kendari, Manado, dan Makassar diprakirakan diselimuti awan.

Di wilayah Indonesia Timur pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. Sementara Ternate diprakirakan hujan lebat disertai petir.

"Bagi yang ingin mengetahui cuaca secara khusus yang diperbaharui setiap tiga jam dapat memantau di aplikasi BMKG," katanya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem seiring dengan sebagian besar wilayah Indonesia memasuki peralihan dari musim kemarau ke hujan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan curah hujan tinggi dalam periode peralihan ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.

"Sejak akhir Agustus hingga September, sebagian besar wilayah sudah memasuki peralihan musim. Fenomena ini ditandai dengan hujan lebat, petir, hingga angin kencang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pendaftaran SMPB di Jateng

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Luar Negeri
Jepang akan Ganti 5 Reaktor...
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...

Anak harimau sumatra di TSI II Prigen

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

Sidang vonis Mantan Wamennaker Immanuel

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.