Tak Perlu Panik! Begini Cara Sederhana Padamkan Api ala Pemadam Garut
📅 Senin, 06 Okt 2025, 18:36 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus mengedukasi masyarakat agar mampu menangani kebakaran secara mandiri. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kerugian dan mendorong kesiapsiagaan warga menghadapi bahaya kebakaran di lingkungan rumah maupun perkantoran.
"Edukasi telah diberikan sejak tingkat taman kanak-kanak hingga masyarakat umum, menekankan agar masyarakat tidak panik saat menghadapi api, karena dengan teknik sederhana kebakaran bisa dicegah," kata Kepala Disdamkar Kabupaten Garut Usep Basuki Eko saat simulasi penanganan kebakaran mandiri di lapangan Sekretariat Pemkab Garut, Senin.
Ia menuturkan pentingnya memberikan edukasi dan pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk juga pekerja di lingkungan perkantoran agar memiliki kemampuan melakukan pemadaman secara mandiri.
Disdamkar Garut, kata dia, selama ini masih keterbatasan secara personel maupun jumlah armada mobil pemadam kebakaran, sehingga perlu adanya peran masyarakat yang berada di lokasi kebakaran untuk segera melakukan proses pemadaman dengan cepat dan aman.
"Api kebakaran besar itu dari yang kecil, dari lilin, korsleting, dari kompor, kalau kita bisa melakukan secara mandiri otomatis tidak terjadi kebakaran," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, unit mobil damkar saat ini akan membutuhkan proses waktu karena masalah jarak tempuh dan juga tergantung akses mobil damkar dari kantor Disdamkar ke lokasi kebakaran.
Jika masyarakat mengalami atau mengetahui ada potensi kebakaran, kata dia, langkah yang harus dilakukan pertama tidak panik, kemudian melakukan langkah tepat dan benar untuk memadamkan api agar tidak terjadi kebakaran.
"Ketika ada kejadian kan panik, begitu ada api ribut, padahal dengan cara sederhana, tinggal ditutup dengan jari (kebocoran gas), sudah, jadi diputus antara panas atau media dengan apinya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang hadir dalam acara simulasi penanganan kebakaran secara mandiri mengatakan, kesiapsiagaan masyarakat harus terus ditingkatkan karena bahaya maupun musibah seperti kebakaran bisa terjadi kapan saja.
"Jadi kegiatan (penanganan) bencana itu, itu adalah yang harus kita siapkan, menyiapkan diri," katanya.
Simulasi penanganan kebakaran mandiri diperagakan dengan berbagai teknik pemadaman api mulai dari penggunaan jari, handuk basah, sampai penggunaan alat pemadam api ringan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!