Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rahasia Laut Dalam Australia Terkuak, Spesies Kepiting Porselen Baru Ditemukan

📅 Senin, 06 Okt 2025, 22:14 WIB | Oleh:
Rahasia Laut Dalam Australia Terkuak, Spesies Kepiting Porselen Baru Ditemukan Doc: AFP

CANBERRA - Tim ilmuwan berhasil mengindentifikasi dua spesies laut dalam (deep-sea) baru, yakni hiu lentera (lanternshark) dan kepiting porselen (porcelain crab), yang ditemukan di lepas pantai Negara Bagian Australia Barat di Australia.

Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization/CSIRO), badan sains nasional Australia, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/10) bahwa kedua spesies tersebut diidentifikasi menggunakan spesimen yang dikumpulkan selama pelayaran yang dipimpin CSIRO pada 2022 menggunakan kapal penelitian Investigator.

"Hiu Lentera Australia Barat (Etmopterus westraliensis) ditemukan di kedalaman 610 meter di area Taman Laut Gascoyne di lepas pantai Australia Barat," tutur Will White, seorang pakar iktiologi dari Koleksi Ikan Nasional Australia (Australian National Fish Collection) CSIRO.

Hiu bioluminesensi berukuran kecil ini memiliki mata yang besar untuk penglihatan laut dalam dan bersinar karena memiliki organ pemancar cahaya yang dikenal sebagai fotofor pada bagian perut dan sisi tubuhnya, yang menginspirasi namanya, tutur White.

Penemuan kedua adalah kepiting porselen baru (Porcellanella brevidentata). Kepiting kecil berwarna putih-kuning opalesen ini hidup bersimbiosis dengan karang lunak yang disebut sea pen di sepanjang Pesisir Ningaloo, Australia Barat, di kedalaman hingga 122 meter, kata Andrew Hosie, kurator zoologi akuatik dari Museum Australia Barat.

"Kepiting porselen dikenal sebagai penyaring makanan, memakan plankton menggunakan bagian mulut yang dimodifikasi dengan bulu panjang untuk menyapu air guna mencari makanan kecil seperti plankton, alih-alih metode kepiting pada umumnya yang menangkap dan menjepit makanan dengan capitnya," kata Hosie.

Hampir 20 spesies baru kini telah diidentifikasi dengan bantuan spesimen yang dikumpulkan dalam pelayaran pada 2022, dan para ilmuwan memperkirakan bahwa masih ada sekitar 600 spesies baru yang masih menunggu untuk diidentifikasi dari pelayaran tersebut, menurut pernyataan itu. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival

Pemerintah tunda penerapan pajak lokapasar

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pemerintah tunda penerapan ...
Olahraga
PSG Siapkan Tawaran 1,6 Tri...
Olahraga
Duel 5 Pembalap di MotoGP I...

Produksi Bendera Merah Putih di Kota Kediri

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Produksi Bendera Merah Puti...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.