Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Catat 121 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Karawang Sepanjang Tahun Ini

📅 Senin, 06 Okt 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Catat 121 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Karawang Sepanjang Tahun Ini Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Kekerasan terhadap perempuan.

Karawang - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat sebanyak 121 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak diketahui dari jumlah laporan yang kami terima dari masyarakat," kata Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Karawang, Nur Regina saat dihubungi di Karawang, Minggu (5/10).

Ia menyampaikan, mayoritas kasus yang masuk merupakan kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Di antara faktor pemicunya ialah kekosongan peran ayah sebagai sosok pengasuh serta faktor ekonomi dan sosial.

Setiap laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti sesuai kebutuhan korban, mulai dari pendampingan psikologis, bantuan hukum, layanan kesehatan, hingga rehabilitasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Karawang Wiwiek Krisnawati menyebutkan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tercatat itu hanya jumlah kasus yang diketahui sesuai jumlah laporan.

Kemungkinan secara riil, masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lapangan, karena potensi korban tidak melapor itu cukup tinggi.

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak itu seperti fenomena gunung es. Apa yang terlihat hanyalah puncaknya. Banyak korban belum berani melapor karena berbagai alasan, seperti takut dikucilkan, dibully, hingga merasa tidak akan dipercaya," katanya.

Kasus kekerasan paling banyak masih dialami perempuan dan anak-anak, terutama dalam bentuk pelecehan seksual. Ironisnya, banyak kejadian justru terjadi di ruang publik yang seharusnya menjadi tempat aman bagi semua.

“Salah satu kasus yang sempat ramai dan mendapat perhatian pimpinan daerah," katanya.

Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyiapkan pendampingan kepada salah seorang pelajar SMP di wilayah Rengasdengklok yang menjadi korban pelecehan seksual sopir angkutan antar-jemput dari pesantren ke sekolah.

"Kami telah menerima aduan langsung terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual itu. Pihak keluarga takut dan korban trauma. Kami akan melakukan pendampingan," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Korban berinisial SSA (15) yang merupakan salah seorang pelajar SMP di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Karawang. Sedangkan orang diduga pelakunya berinisial AP alias Ending (46).

Terduga pelaku yang berinisial AP merupakan warga Rengasdengklok yang berprofesi sebagai sopir angkutan antar-jemput santri pondok pesantren ke sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.