Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbauan Kepada Warga Manggarai Barat untuk Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Imbauan Kepada Warga Manggarai Barat untuk Mewaspadai Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba Doc: Antara
Ket. Hujan terjadi di salah satu ruas jalan dalam Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mewaspadai cuaca ekstrem seperti potensi terjadinya hujan disertai petir di masa peralihan atau pancaroba.

"Untuk Manggarai Barat umumnya masuk musim hujan diprakirakan di November dasarian dua, tapi ada beberapa kecamatan yang masuk musim hujan lebih awal di bulan Oktober dasarian tiga," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran dihubungi di Labuan Bajo, Minggu malam.

Ia menambahkan dalam beberapa hari terakhir di daerah itu terjadi hujan lebat berdurasi singkat disertai petir. Kondisi ini tidak menyebabkan potensi bencana banjir dan longsor.

Namun demikian, lanjut dia, fenomena lain yang dapat meningkatkan curah hujan yaitu dengan masih aktifnya fenomena gelombang atmosfer (gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, dan MJO).

MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah fase aktif yang dilewatinya.

"Kecuali saat masa peralihan ada gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, dan MJO atau gangguan lain yang bisa menambah durasi hujan," ujarnya.

Jika tidak terdapat fenomena atmosfer itu lanjut dia, awan Cumulonimbus (CB) biasanya tumbuh di saat siang menjelang sore, bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas. Namun, menjelang sore, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.

"Hujan yang terjadi di Labuan Bajo selama dua tahun karakteristiknya terjadinya menjelang sore hari, hujan hanya sebentar dan disertai petir sehingga yang mungkin diwaspadai adalah sambaran petir," katanya.

Ia meminta warga untuk mewaspadai potensi petir dengan tidak beraktivitas di tempat terbuka saat terjadi hujan.

"Potensi petir terutama di daerah-daerah terbuka, seperti lapangan, sawah di Lembor atau di Pulau Padar yang tidak ada bangunan yang lebih tinggi bisa jadi target sambaran petir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.