Laporan Sebut Jumlah Kematian Migran di Wilayah Mediterania Capai 32.700 Orang
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 23:37 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
NEW YORK - Lebih dari 32.700 kematian migran telah dilaporkan di wilayah Mediterania sejak 2014, kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric.
"Dengan lebih dari 32.700 kematian sejak 2014, Mediterania telah menjadi jebakan maut bagi mereka yang mencari keselamatan, sebuah pengingat keras tentang risiko yang dihadapi para migran dan pengungsi," ujar Dujarric dalam jumpa pers harian rutin pada Jumat (3/10).
Dia mengatakan bahwa tepat 12 tahun yang lalu, di lepas pantai Pulau Lampedusa, Italia, sebanyak 368 orang kehilangan nyawa di laut saat berusaha mencari kehidupan yang lebih baik. Kapal nelayan yang membawa sekitar 500 migran asal Afrika itu terbakar dan tenggelam di lepas pantai Lampedusa.
Saat itu, lembaga-lembaga PBB menyerukan perubahan dan komitmen untuk memastikan tragedi serupa tidak terjadi lagi, katanya.
"Namun hingga hari ini, kita masih terus meratapi nyawa-nyawa yang hilang di laut," kata Dujarric.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lembaga-lembaga PBB memperkirakan sejak saat itu, "rata-rata 42 orang kehilangan nyawa setiap pekannya di sepanjang rute Mediterania tengah, dan diperkirakan satu dari lima korban tersebut adalah anak-anak," katanya.
PBB menekankan pentingnya kerja sama internasional tetap kuat, konflik teratasi, dan jalur migrasi yang aman dan reguler diperkuat guna mengurangi ketergantungan pada perjalanan laut berbahaya yang diatur oleh para penyelundup, kata Dujarric. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!