Ponpes Ambruk di Sidoarjo, Pemerintah Putuskan Gunakan Alat Berat untuk Pindahkan Reruntuhan Bangunan
📅 Kamis, 02 Okt 2025, 14:52 WIB | Oleh: Lili LestariPada Rabu malam, ratusan anggota keluarga masih cemas menunggu kabar dari orang-orang terkasih mereka di asrama tempat mereka tiba setelah mendengar tentang insiden tersebut pada hari Senin. Mereka memenuhi koridor sekolah dengan kasur yang disediakan pemerintah setempat untuk tidur, dan diberi makanan, camilan, serta minuman.
“Saya tidak bisa menyerah, saya harus yakin anak saya masih hidup, dia anak yang hiperaktif... dia sangat kuat,” kata Hafiah, orangtua salah satu korban.
Putranya, Muhammad Abdurrohman Nafis, berusia 15 tahun dan duduk di kelas sembilan.
Dia mengatakan Nafis akan lulus dari sekolah menengah pertama al Khoziny dalam beberapa bulan dan ingin melanjutkan pendidikannya di sekolah menengah teknik mesin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!