Binus University Ubah Kulit Pisang dan Serat Daun Nanas Jadi Material Bernilai Tinggi untuk Industri Fashion
📅 Rabu, 01 Okt 2025, 19:07 WIB | Oleh: Haryo BronoKontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
Pengembangan mengembangkan kulit berbahan dasar tumbuhan dari limbah kulit pisang memiliki relevansi langsung dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mengurangi limbah organik dengan mengolahnya menjadi produk baru.
SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Mengurangi ketergantungan pada kulit hewan yang berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. SDG 15 (Ekosistem Daratan): Mendukung pengurangan eksploitasi hewan untuk kebutuhan industri fesyen.
“Melalui inovasi ini, BINUS University tidak hanya mencetak penelitian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung agenda global keberlanjutan),” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prospek Masa Depan
Dengan hasil uji coba yang menjanjikan, pengembangan mengembangkan kulit berbahan dasar tumbuhan dari kulit pisang–nanas memiliki potensi untuk diperluas, baik dari sisi produksi skala besar maupun diversifikasi produk. Tidak menutup kemungkinan material ini dapat digunakan dalam berbagai lini produk lain, seperti jaket, sepatu, hingga aksesoris interior.
Kolaborasi antara bidang bioteknologi dan fashion design menjadi contoh nyata bahwa pendekatan lintas disiplin mampu menghasilkan inovasi yang relevan, berdampak, dan memiliki prospek komersial tinggi. Dukungan dari industri, pemerintah, dan masyarakat luas tentu sangat dibutuhkan agar inovasi ini bisa berkembang menjadi solusi nyata dalam industri fashion global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!