Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SGC Ajak Petani Tanam Tebu Atasi Anjloknya Harga Singkong

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
SGC Ajak Petani Tanam Tebu Atasi Anjloknya Harga Singkong Doc: KORAN JAKARTA/MSS
Ket. SOSIALISASI PROGRAM - Sosialisasi kemitraan tebu Sugar Group Companies (SGC) dengan petani di Kampung Gunung Tapa Ilir, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Senin (29/9). Kampung Gunung Tapa Ilir menjadi titik ketujuh dari sosialisasi kemitraan tebu SGC dan Petani.

Program kemitraan tebu antara SGC dan petani diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka.

TULANGBAWANG - Guna mengatasi keterpurukan ekonomi yang dialami para petani akibat turunnya harga singkong, Sugar Group Companies (SGC) mengajak petani bermitra menanam tebu. Untuk tujuan itu, SGC gencar melakukan sosialisasi program kemitraan tebu dengan para petani yang selama ini menanam singkong di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung.

Setelah sebelumnya diadakan di enam titik, Senin (29/9), giliran Kampung Gunung Tapa Ilir, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulang Bawang menjadi titik ke-7 (tujuh) sosialisasi kemitraan tebu SGC dengan petani.

Perwakilan SGC, Ir Sulis Prapto di hadapan petani calon mitra, Badan Permusywaratan Kampung, para Kepala Kampung, para Muyawarah Pimpinan Kecamatan, dan juga pejabat Kabupaten Tulang Bawang seperti Kepala Kampung Gunung Tapa Ilir Yudi Saputra, dan Camat Gedungmeneng Andi Irawan mengatakan, kerja sama kemitraan tebu antara SGC dan petani harus saling menguntungkan.

“Kemitraan yang ditawarkan adalah untuk jangka waktu 10 tahun. Program ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani,” ungkap Sulis.

Selain menjamin kepastian pasar, SGC juga berkomitmen meningkatkan kapasitas petani melalui seminar dan bimbingan teknis.

Menurut Sulis, jangka waktu kemitraan ini selama 10 tahun atau 10 musim giling dan bisa diperpanjang supaya tidak ada perasaan was-was bahwa tebunya tidak dibeli.

“Pasti dibeli dengan harga ideal.Kenapa jangka waktunya 10 tahun, supaya petani bisa menikmati,sekali tanam empat kali panen,” kata Sulis.

Direktur SGC,Sofwan Hadi mengatakan misi utama SGC dalam kemitraan tebu dengan petani adalah menolong petani di saat harga singkong, komoditi yang mereka tanam saat ini, harganya anjlok.

Sofwan meyakinkan para petani bahwa akses transportasi bukan menjadi kendala.“Selama ini mereka kan sudah tanam singkong. Akses kendaraan ya lewat jalan yang mereka lalui sebelumnya.Lokasi kemitraan tebu kan bukan di lahan baru, tapi di lahan yang sebelumnya mereka tanami singkong,” kata Sofwan.

Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Tulang Bawang, Nur Hasanah memberi kabar gembira bahwa para petani yang bermitra menanam tebu bisa mendapatkan pupuk subsidi.

Tebu termasuk tanaman yang bisa mendapat pupuk subsidi dengan maksimal luas lahan 2 hektar,” kata Nur Hasanah.

Petani Sambut Baik

Setelah mendengar paparan dari pihak SGC dan perwakilan pemerintah, para petani menyambut baik program kemitraan tebu yang ditawarkan SGC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Megapolitan
Bawa Sabu 112,13 Gram, Gera...
Nasional
KPK Sita Uang Ratusan Milia...
Olahraga
Lamine Yamal Sebut Mbappe S...

Bromo Ditutup, Danau Kawah Ranu Regulo Jadi Pelipur Lara Wisatawan

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bromo Ditutup, Danau Kawah ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.