Kendari Wajibkan Sekolah Miliki Kebun untuk Dukung Ketahanan Pangan
📅 Selasa, 30 Sep 2025, 16:13 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Kendari -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mewajibkan setiap sekolah di daerah itu memiliki kebun untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan daerah.
Kepala Dikbud Kota Kendari Saemina saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan kewajiban memiliki kebun itu juga untuk memanfaatkan lahan sekolah yang telah dilakukan jauh sebelum hadirnya Kurikulum Merdeka di daerah itu.
“Pemanfaatan lahan ini tidak hanya untuk memperindah lingkungan dengan tanaman jangka pendek atau hidroponik, tetapi juga sebagai media edukasi pembelajaran bagi anak-anak kita,” kata dia.
Kehadiran kebun di sekolah, katanya, juga bisa secara langsung memberikan pelajaran kepada para siswa tentang cara menanam, merawat, hingga memanen tanaman yang dikelola.
"Pengetahuan ini diharapkan dapat diterapkan pula di lingkungan keluarga mereka masing-masing," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan hasil kebun sekolah bisa ditampilkan dalam kegiatan Gelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
"Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya memamerkan hasil pertanian mereka, tetapi juga menjual produk olahan, termasuk keterampilan kuliner seperti bakso ikan dan berbagai makanan lainnya," kata dia.
Ia menjelaskan program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, yakni bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan sekaligus untuk menjaga stabilitas harga di daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemanfaatan lahan di sekolah ini memiliki manfaat ganda, yakni mendidik anak-anak sekaligus membantu menjaga ketersediaan pangan di masyarakat,” demikian Saemina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!