Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Realisasi Optimasi Lahan di Kotim Capai 100 Persen dari Target 1.676 Hektare

📅 Senin, 29 Sep 2025, 19:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Realisasi Optimasi Lahan di Kotim Capai 100 Persen dari Target 1.676 Hektare Doc: Antara Foto
Ket. Pelaksanaan program oplah di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur berupa normalisasi drainase di sekitar persawahan

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menyebut realisasi optimasi lahan (oplah) telah mencapai 100 persen dari target 1.676 hektare.

“Alhamdulillah, untuk program oplah tahun ini tidak ada kendala yang berarti sehingga bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan dan realisasi untuk 2025 ini sudah 100 persen,” kata Kepala DPKP Kotim Sepnita di Sampit, Senin.

Sepnita menjelaskan, oplah adalah program pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bertujuan meningkatkan produktivitas lahan pertanian yang kurang optimal agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Kemudian juga untuk meningkatkan indeks pertanaman atau jumlah panen dalam setahun, serta menjaga ketahanan pangan nasional.

Program ini melibatkan berbagai upaya teknis dan strategis, seperti perbaikan tata air atau drainase, penataan lahan  seperti perbaikan galangan sawah hingga pemanfaatan teknologi untuk mencapai hasil pertanian yang lebih baik.

“Jadi oplah ini memperbaiki sawah yang sudah ada atau yang kami sebut intensifikasi,” ujarnya.

Sepnita melanjutkan, pada 2025 ini Kotim mendapat target oplah dari Kementan seluas 1.676 hektare. Sebagian luasan itu merupakan sisa target dari tahun sebelumnya yang belum terealisasi.

Disebutkan, pada 2024 target oplah Kotim adalah 3.528 hektare, namun ada sekitar 510 hektare yang belum terealisasi dan dialihkan tahun berikutnya. Ia pun bersyukur tahun ini program oplah bisa berjalan maksimal.

Adapun, realisasi oplah tahun ini tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Hanaut 396 hektare, Mentaya Hilir Selatan 159 hektare, Telaga Antang 68 hektare, Teluk Sampit 857 hektare, Kota Besi 40 hektare, Baamang 35 hektare dan Mentawa Baru Ketapang 121 hektare.

“Dalam program ini juga ada bantuan benih padi dari pusat dan rata-rata sawah yang sudah dilakukan oplah bisa panen sampai tiga kali setahun, kalau sebelumnya kan hanya dua kali,” ujarnya.

Dengan adanya oplah ini diharapkan lahan yang mungkin sebelumnya mengalami gangguan dalam pemanfaatannya bisa kembali seperti semula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lawan kamboja, Herdman Mungkin Turunkan Lima Debutan

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Lawan kamboja, Herdman Mung...

Dua Orang Tewas dalam Penembakan di Festival Makanan Seattle

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Dua Orang Tewas dalam Penem...
Daerah
Gunung Ringgit Probolinggo ...
Megapolitan
Waduhhh…Kasat Narkoba Tan...
Olahraga
Aldila Menjadi Unggulan Ked...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.