Bupati Banyumas Menilai Friendship Run Perkuat Sport Tourism
📅 Minggu, 28 Sep 2025, 12:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menilai keikutsertaan Purwokerto dalam agenda Bank Jateng Friendship Run sebagai pendukung Borobudur Marathon 2025 akan memperkuat potensi Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai destinasi pariwisata berbasis sport tourism dan ekonomi kreatif.
“Alhamdulillah, Purwokerto dipilih menjadi salah satu lokasi supporting event (pendukung kegiatan) untuk mendukung Borobudur Marathon 2025,” katanya seusai pelepasan peserta Friendship Run di Alun-alun Purwokerto, Minggu pagi(28/9).
Ia mengharapkan kegiatan-kegiatan semacam itu dapat terus berlanjut di Purwokerto, tidak hanya sebatas ajang lari.
Ia pun mencontohkan agenda sebelumnya berupa balap sepeda Tour of Baturaden yang digelar pada awal September 2205.
Menurut dia, ajang tersebut seharusnya mampu menarik peserta hingga tingkat Asia-Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Namun karena kendala keamanan, jumlah peserta (Tour of Baturraden) hanya 60-an,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan manfaat langsung yang didapat dari penyelenggaraan kegiatan seperti itu sangat signifikan, terutama bagi sektor UMKM dan perhotelan.
“Manfaatnya jelas, UMKM terbantu, hotel-hotel tingkat hunian juga naik. Itu sebabnya Purwokerto harus tetap damai agar event besar bisa terus terselenggara,” kata Bupati menegaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara perwakilan penyelenggaraan Borobudur Marathon 2025, Antonius Tomy Trinugroho menilai Purwokerto sangat potensial untuk mendukung Borobudur Marathon 2025 yang akan digelar di Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, 16 November 2025.
"Kami berpandangan bahwa Purwokerto sangat potensial, komunitas larinya cukup kuat dan bisa mendukung nanti saat Borobudur Marathon nanti,” kata dia yang juga Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas.
Ia mengatakan berdasarkan data, jumlah peserta Friendship Run di Purwokerto yang menempuh jarak 5 kilometer itu mencapai kisaran 1.000 pelari dari berbagai komunitas.
Menurut dia, Borobudur Marathon pun selalu menjadi magnet bagi pelari karena jumlah peserta pada tahun 2024 mencapai 10 ribu orang dan tahun ini diperkirakan jumlahnya lebih banyak.
"Borobudur Marathon ibaratnya sudah menjadi 'lebarannya' pelari,” katanya.
Terkait dengan kehadiran sejumlah peserta yang menggunakan kostum unik, dia mengatakan hal itu merupakan salah satu ciri khas yang selalu ada untuk menambah daya tarik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!