Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nurul Arifin: Pidato Presiden Prabowo di PBB Jadi Modal Kuat Diplomasi Bebas Aktif

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 21:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nurul Arifin: Pidato Presiden Prabowo di PBB Jadi Modal Kuat Diplomasi Bebas Aktif Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin, menyebut pidato Presiden Prabowo di PBB sebagai bentuk konsistensi diplomasi bebas aktif Indonesia.

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menyebut penghormatan internasional yang diterima Indonesia usai pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB ke-80 merupakan modal penting untuk melanjutkan konsistensi diplomasi bebas aktif di tingkat global.

Nurul mengatakan pengakuan dunia, mulai dari standing applause delegasi hingga pujian Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menunjukkan posisi Indonesia kian dihormati saat ini. Menurutnya, modal itu harus dimanfaatkan untuk memperkuat optimisme nasional sekaligus konsistensi politik luar negeri.

“Pengakuan luar negeri begitu besar, itu tidak mudah. Ini bisa memperkuat modal diplomasi RI secara internasional. Kita punya kekayaan alam, penduduk terbesar keempat dunia, dan semua itu jadi nilai tinggi. Implementasinya memang perlu waktu, tetapi kita harus optimistis,” kata Nurul dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, dalam membangun citra internasional, bangsa Indonesia juga harus membangun kepercayaan diri. Nurul mengajak masyarakat tidak hanya melihat kekurangan di dalam negeri, tetapi juga menghargai pencapaian Indonesia di forum dunia.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, mengingatkan bahwa penghormatan dunia terhadap pidato Presiden Prabowo harus dibuktikan dengan langkah nyata di dalam negeri agar tidak berhenti pada retorika.

“Pidato Prabowo kuat dan penuh gagasan, tetapi kelemahannya masih pada detail implementasi. Jangan sampai narasi besar berhenti jadi ambisius tanpa bukti nyata,” ujar Efriza.

Ia menekankan bahwa isu swasembada pangan, perubahan iklim, hingga ketahanan energi yang disampaikan Prabowo menuntut pembuktian langsung di dalam negeri.

Menurutnya, tingginya harga beras, tantangan krisis iklim, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah.

Dia juga menyinggung bahwa kualitas demokrasi nasional perlu terus diperkuat agar sejalan dengan narasi Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung hak asasi manusia di forum internasional.

Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk meneguhkan kembali politik luar negeri bebas aktif yang demokratis dan inklusif.

Ia menilai Prabowo telah memulai dengan narasi kuat, tetapi kabinet, parlemen, dan perwakilan diplomatik perlu menerjemahkan ke kebijakan yang terukur.

Efriza kemudian menambahkan, bahwa pidato Presiden di PBB merupakan langkah penting mengangkat posisi Indonesia. Namun, ia menekankan konsistensi kebijakan domestik menjadi faktor penentu agar diplomasi global Indonesia tetap kredibel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.