Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imigrasi Bali Catat Pemanfaatan All Indonesia Capai 80 Persen

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigrasi Bali Catat Pemanfaatan All Indonesia Capai 80 Persen Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Sejumlah penumpang internasional mengakses layanan imigrasi saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (5/8/2025).

BADUNG – Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, mencatat data sementara pemanfaatan aplikasi terintegrasi All Indonesia di Bandara Ngurah Rai mencapai rata-rata 80 persen sejak resmi berlaku pada 1 September 2025.

"Tujuannya menciptakan sistem pemeriksaan terpadu yang efisien, transparan, dan berbasis digital," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah Rai, Winarko, di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (25/9).

Sistem tersebut mengintegrasikan layanan Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan, dan Karantina kepada pelaku perjalanan internasional untuk warga negara Indonesia dan warga negara asing (WNA).

Melalui sistem terpadu itu, seluruh proses kedatangan penumpang internasional cukup dilakukan melalui satu aplikasi yang dapat diakses melalui laman allindonesia.imigrasi.go.id atau melalui aplikasi All Indonesia yang dapat diunduh pada telepon pintar sehingga lebih cepat, praktis, dan transparan.

Adapun persentase pemanfaatan aplikasi itu terdiri dari pemanfaatan layanan Bea Cukai yang sudah mencapai sekitar 90 persen.

Sedangkan untuk layanan Imigrasi mencapai rata-rata sekitar 71 persen dari total jumlah penumpang yang melintas pada 1–24 September 2025 atau rata-rata mencapai 80 persen apabila digabungkan untuk dua layanan tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Ngurah Rai, Bowo Pramoedito, menambahkan sebagian besar penumpang internasional mengisi aplikasi itu sejak bandara keberangkatan di negara asal.

Meski begitu, ada juga sejumlah penumpang internasional yang masih dapat mengisi data aplikasi itu saat tiba di Bali atau di area pengambilan bagasi sebelum pemeriksaan Bea Cukai.

Ia menekankan maskapai penerbangan perlu mengoptimalkan dukungan untuk penggunaan aplikasi itu kepada penumpang menjelang penerapan aturan wajib barcode pada 1 Oktober 2025.

Berdasarkan data pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai per Agustus 2025 telah melayani 2,3 juta penumpang, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebanyak 2,2 juta penumpang.Dari jumlah tersebut, mendekati 1,5 juta penumpang di antaranya adalah rute internasional.

Secara rata-rata, bandara melayani 75.319 penumpang per hari atau setara dengan 3.138 penumpang setiap jamnya.

"Integrasi layanan ini sangat bergantung pada kesiapan kita semua, baik dari sisi sumber daya manusia, infrastruktur, maupun pola koordinasi antar-instansi," imbuh Winarko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Lulusan SD Bisa Berpenghasi...

Devisa Terkuras untuk Stabilkan Rupiah

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Devisa Terkuras untuk Stabi...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Filipina Picu...

Konflik Timteng Picu Inflasi Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Konflik Timteng Picu Inflas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.