Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Hal yang Terungkap dari GP Azerbaijan: Verstappen Bangkit, Ferrari Kacau, McLaren Goyah

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 08:45 WIB | Oleh:
Tiga Hal yang Terungkap dari GP Azerbaijan: Verstappen Bangkit, Ferrari Kacau, McLaren Goyah Doc: AFP
Ket. Ilustrasi balapan Formula 1 GP Azerbaijan.

BAKU, AZERBAIJAN - Balapan di sirkuit jalan raya selalu jadi ujian mental dan teknik, hanya para pembalap terbaik yang mampu tampil konsisten tanpa terganggu tekanan maupun kondisi lintasan. Max Verstappen membuktikan diri sebagai salah satunya, tampil dominan di GP Azerbaijan dan meraih kemenangan ke-67 dalam karirnya, sekaligus menjaga asa dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim ini.

Berikut tiga hal penting dari balapan di Baku, hari Minggu lalu:

1. Verstappen Kembali dalam Perburuan Gelar

Dua bulan setelah hengkangnya Christian Horner, Red Bull menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dengan paket mobil yang diperbarui sejak Monza dan kepemimpinan baru Laurent Mekies yang lebih tenang, Verstappen terlihat segar kembali.

Kemenangan beruntun di Italia dan Azerbaijan,pertama kalinya sejak Juni 2024,membuatnya kini hanya tertinggal 69 poin dari pimpinan klasemen, Oscar Piastri (McLaren), dengan tujuh seri tersisa.

“Red Bull memperkenalkan lantai mobil baru di Monza,” ungkap Andrea Stella, bos McLaren. “Mereka menemukan performa tambahan, jadi saya tidak akan kaget jika mereka terus menang. Mereka masih kandidat serius dalam perebutan gelar.”

Di Baku, Verstappen meraih grand slam (pole position, kemenangan, lap tercepat, dan memimpin seluruh putaran) untuk keenam kalinya, menyamai rekor Lewis Hamilton dan hanya terpaut dari legenda Jim Clark (8 kali).

“Saya harus tampil sempurna dan sedikit beruntung. Mari kita lihat di Singapura,” kata Verstappen.

2. Ferrari Masih Labil

Ferrari kembali menunjukkan wajah inkonsisten. Cepat di latihan, lambat di balapan, ditambah kesalahan strategis yang berulang. Lewis Hamilton sempat memimpin latihan bebas, namun finis di posisi kedelapan, bahkan harus meminta maaf pada Charles Leclerc karena gagal mematuhi perintah tim.

“Kami melangkah ke arah yang salah dengan mobil ini. Kecepatan kami tak sebanding dengan lawan,” keluh Hamilton.

Di sesi kualifikasi yang penuh drama, Hamilton tereliminasi di Q2 akibat penggunaan ban yang keliru, sementara Leclerc gagal memburu pole kelima beruntun di Baku setelah menabrak.

Kesialan Leclerc berlanjut setelah balapan. Penerbangan pulangnya ke Nice dialihkan ke Genoa, memaksanya menempuh perjalanan darat bersama mantan rekan setim, Carlos Sainz, yang finis ketiga untuk Williams. Leclerc bahkan mengunggah video perjalanan darurat itu ke media sosial.

3. McLaren Terpeleset, Mercedes dan Williams Bersinar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.