Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keju Prancis Dipadu Rempah Indonesia, Apakah Enak? Coba Saja

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 17:34 WIB | Oleh:

Tampilan keju yang diperkenalkan oleh penulis buku “Le Fromage pour les Nuls (Cheese for Dummies)” itu di Jakarta sedikit berbeda dari Emmental.

20250923172450_keju-biru-blue-cheese.jpeg

Keju biru dalam kampanye European Full of Character di Jakarta, Kamis (18/9). (Antara News/Nanien Yuniar)

Di setiap meja, tersedia lima potongan keju yang berbeda warna dan bentuknya, serta lima minuman yang akan dipasangkan dalam sesi mencicip.

Uniknya, minuman yang dipilih punya cita khas Indonesia, mengandung rempah atau buah yang bisa ditemui di Tanah Air.

François menegaskan, meski keju dan anggur (wine) adalah pasangan kuliner klasik, tapi bukan berarti hanya minuman beralkohol yang cocok disesap bersama anggur.

“Tak perlu minum wine untuk makan keju. Anda bisa menggunakan mocktail, jadi tidak perlu minuman beralkohol,” ujar dia.

20250923172553_keju-comte.jpeg

Keju comte dalam kampanye European Full of Character di Jakarta, Kamis (18/9). (Antara News/Nanien Yuniar)

Dalam sesi mencicipi, kombinasi pertama adalah keju camembert yang lembut dengan teh pandan.

Camembert, yang bisa dibuat di daerah mana pun di Prancis, bentuk aslinya umumnya bundar besar.

Bagian luarnya berwarna putih, teksturnya sedikit keras. Aromanya seperti jamur, mengingatkan kepada tempe yang masih mentah. Bagian dalamnya lembut dan sangat creamy. Ketika dimasukkan ke mulut, rasa asin pun menyeruak.

Teh pandan yang manis menetralisasi rasa asin camembert. Ini termasuk keju yang lembut dan cocok untuk siapa saja.

Kombinasi kedua: keju brie dan mocktail nanas. Brie mirip camembert, teksturnya lembut tapi lebih kering.

Saat dipotong dengan garpu, teksturnya lebih elastis. Aromanya lebih tajam, tapi rasanya tidak seasin camembert. Semakin lama dikunyah, ada sisa aroma jamur di dalam mulut. Rasanya cocok dengan mocktail nanas yang menyegarkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.