Gedung Putih Tolak Tawaran Berunding Presiden Venezuela Nicolas Maduro
📅 Selasa, 23 Sep 2025, 10:57 WIB | Oleh: Lili LestariAncaman Nyata
Calon presiden yang diasingkan Edmundo Gonzalez Urrutia, yang dipandang Amerika Serikat sebagai pemimpin Venezuela yang dipilih secara demokratis, mengatakan pengerahan militer adalah "langkah yang diperlukan untuk membongkar struktur kriminal" yang dipimpin Maduro.
Tokoh oposisi Maria Corina Machado setuju, dan mengatakan geng kriminal Venezuela adalah "ancaman nyata dan berkembang terhadap keamanan dan stabilitas" Amerika.
Klaim Maduro atas kemenangan pemilu tahun lalu memicu protes keras yang ditindak tegas, menewaskan lebih dari dua lusin orang dan ratusan lainnya dipenjara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak oposisi mengatakan penghitungan hasilnya menunjukkan Gonzalez Urrutia, yang maju setelah rezim melarang Machado mencalonkan diri, telah mengalahkan Maduro dengan telak.
Terancam akan ditangkap, Gonzalez Urrutia melarikan diri ke Spanyol. Machado tetap berada di Venezuela, bersembunyi.
Tokoh oposisi lainnya, Henrique Capriles, minggu lalu menentang invasi AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tetap percaya bahwa solusinya bukanlah militer, melainkan politik," ujar calon presiden dua periode itu, seraya menambahkan bahwa tindakan Trump kontraproduktif dan "memperkuat posisi mereka yang berkuasa."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!