Rupiah Masih Tertekan, 22 September 2025
📅 Senin, 22 Sep 2025, 09:10 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah dalam perdagangan di pasar uang antarbank awal pekan ini. Pergerakan rupiah bakal didominasi oleh sentimen dari global.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai, meskipun dari domestik tak ada data ekonomi penting untuk sepekan, investor akan mengantisipasi data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) AS yang akan dirilis pada 26 September mendatang. Karenanya, Lukman memperkirakan rupiah masih akan cenderung tertekan.
Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (22/9), bergerak melemah di kisaran 16.450– 16.600 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (19/9) sore ditutup melemah 74 poin atau 0,45 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.601 rupiah per dollar AS.
Dari faktor eksternal, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, pelemahan rupiah dipicu tekanan usai pernyataan Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell yang menyatakan tidak ada dukungan luas untuk pemotongan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps). Powell juga menyampaikan bank sentral AS tidak terburu-buru menurunkan suku bunga karena keputusan akan sepenuhnya bergantung pada data ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Gubernur The Fed Jerome Powell yang menekankan bahwa ‘tidak ada dukungan luas’ untuk pemotongan suku bunga sebesar 50 bps dan mengatakan bahwa bank sentral tidak merasa perlu untuk bergerak cepat dalam menurunkan suku bunga,” kata dia di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!