Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Magnitudo 7,7 Terjadi di Flores

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Magnitudo 7,7 Terjadi di Flores Doc: ANTARA
Ket. Warga berjalan di dekat rumah yang rusak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.768 gempa bumi susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Rabu (19/8) pukul 06.00 WITA.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Arief Tyasmata di Kupang, Rabu (19/8), mengatakan dari ribuan gempa susulan tersebut, gempa dengan magnitudo terbesar tercatat mencapai 6,2, sedangkan yang terkecil berkekuatan magnitudo 1,1.

"Total gempa bumi susulan hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA, sebanyak 2.768 kejadian. Magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1," kata Arief.

Ia menjelaskan, dari total gempa susulan tersebut, sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5, sementara 81 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Arief, aktivitas gempa susulan hingga kini masih menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Berdasarkan grafik peluruhan gempa, BMKG belum melihat pola penurunan aktivitas yang jelas.

"Dari grafik peluruhan masih fluktuatif dan belum terlihat jelas pola peluruhannya," ujarnya.

Arief memperkirakan aktivitas gempa susulan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu ke depan untuk mulai menunjukkan kondisi yang lebih stabil.

"Estimasi sekitar dua sampai tiga minggu ke depan akan stabil," katanya.

Dia mengatakan BMKG terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Flores dan sekitarnya serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Hal ini, ujar dia, untuk menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan apalagi yang dapat meresahkan masyarakat khususnya para korban gempa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.