Pegula Antar AS ke Final Billie Jean King Cup Setelah Comeback Dramatis

Minggu, 21 Sep 2025, 08:30 WIB

SHENZHEN, TIONGKOK - Tim Amerika Serikat memastikan langkah ke final Billie Jean King Cup untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Jessica Pegula dan Emma Navarro membukukan kemenangan comeback atas Inggris Raya di Shenzhen, Sabtu (20/9) waktu setempat.

Navarro membuka jalan lewat pertarungan sengit tiga set, menaklukkan Sonay Kartal 3-6, 6-4, 6-3. Pegula kemudian memastikan tiket final usai mengalahkan Katie Boulter 3-6, 6-4, 6-2.

Ket. Foto: Petenis Amerika Serita, Jessica Pegula. — Sumber: AFP

Dengan hasil ini, AS lolos ke final untuk ke-31 kalinya, rekor terbanyak dalam sejarah turnamen dan akan menghadapi juara bertahan Italia pada hari Minggu demi meraih gelar ke-19.

“Ini final pertama saya di BJK Cup,” kata Pegula, yang memulai debutnya di ajang ini pada 2019. “Saya rasa semua anggota tim juga baru pertama kali. Jadi ini akan jadi pengalaman baru, dan saya tidak ingin berbagi momen ini dengan orang lain selain mereka. Kami bersemangat kembali ke final dan semoga bisa merebut gelar.”

Meski Pegula (peringkat 7 dunia) dan Navarro (peringkat 18) diunggulkan di atas kertas, Kartal maupun Boulter memberi perlawanan sengit.

Boulter, yang berada di peringkat 55 dunia dengan catatan impresif 14-6 di partai tunggal BJK Cup, bahkan punya rekor 1-0 melawan Pegula. Unggulan Inggris itu tampil agresif, mematahkan servis Pegula dua kali untuk merebut set pertama hanya dalam 36 menit.

Set kedua berlangsung ketat dengan kedua pemain saling break, sebelum Pegula berhasil merebut keunggulan untuk menyamakan kedudukan. Pada set penentuan, kesalahan Boulter meningkat sementara Pegula menemukan ritmenya. Ia melaju hingga unggul 5-2 dan menutup laga kurang dari dua jam.

“Saya sangat termotivasi melihat Emma menang lebih dulu, cara dia membalikkan keadaan sungguh menginspirasi,” ujar Pegula. “Kalau bukan karena dia, saya mungkin tidak berada di posisi yang baik untuk memenangkan pertandingan hari ini. Saya harus menemukan cara untuk bertarung. Level permainan saya awalnya kurang bagus, tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan.”

Sebelumnya, Navarro juga harus berjuang keras. Setelah kalah pada set pertama yang diwarnai lima kali break, ia bangkit pada set kedua dengan pukulan variatif dan penempatan bola tajam. Petenis berusia 24 tahun itu mematahkan servis Kartal di gim ke-10 untuk menyamakan skor.

Di set ketiga, Navarro gagal memanfaatkan break awal, tetapi sukses merebut kesempatan berikutnya untuk menutup kemenangan. “Saya sangat bangga bisa bermain untuk negara saya,” katanya. “Rasanya luar biasa mengenakan seragam dengan bendera AS di dada. Saya tidak pernah menyerah, tapi apalagi ketika membawa nama negara, saya akan berjuang sampai akhir.”

Bagi Inggris, ini adalah kali ketiga dalam empat tahun terakhir mereka terhenti di semifinal BJK Cup.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.