Tembus 6 Ribu Peserta, Strategi KAI Cirebon Gaet Generasi Muda Pakai Cara Unik Ini Berhasil?

Jumat, 19 Jun 2026, 03:50 WIB

CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat sebanyak 6.723 pelajar dari 60 sekolah telah mengikuti program Edutrain hingga awal Juni 2026, Kamis (18/6). 

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin di Cirebon, Kamis, mengatakan program Edutrain menjadi salah satu sarana pembelajaran yang terus diminati sekolah karena memberikan pengalaman langsung kepada pelajar mengenai dunia perkeretaapian.

Ket. Foto: Siswa saat mengikuti kegiatan Edutrain di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (18/6). — Sumber: ANTARA/HO-KAI Cirebon.

Ia menyampaikan kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran dan pengalaman langsung di lapangan, mulai dari perjalanan hingga pengenalan sistem kerja perkeretaapian.

“Melalui Edutrain, pelajar bisa belajar langsung tentang bagaimana layanan kereta api dijalankan, termasuk aspek keselamatan, operasional, serta berbagai profesi di lingkungan perkeretaapian,” katanya.

Menurut dia, peserta Edutrain berasal dari berbagai wilayah di sekitar Cirebon seperti Indramayu, Majalengka, Kuningan, Brebes, dan daerah sekitarnya.

Program Edutrain, kata dia, dilaksanakan dengan perjalanan dari Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan menuju sejumlah daerah tujuan seperti Tegal, Pekalongan, hingga Purwokerto menggunakan beberapa layanan kereta api.

“Adapun kereta yang digunakan antara lain KA Kaligung, KA Tegal Bahari, KA Gunungjati, dan KA Ranggajati sesuai rute yang telah disiapkan dalam kegiatan edukasi tersebut,” katanya.

Ia menyampaikan selain pengalaman perjalanan, peserta l mendapatkan pemahaman mengenai tata cara menggunakan kereta api secara aman, nyaman, serta pengenalan layanan digital.

“Dalam setiap kegiatan tersebut, pelajar juga dibekali edukasi keselamatan di lingkungan perkeretaapian, termasuk pentingnya tidak bermain di area rel dan menjaga fasilitas umum yang ada di stasiun maupun jalur kereta api,” ujarnya.

Muhibbuddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi materi utama dalam program tersebut, karena diharapkan dapat membentuk kesadaran sejak dini di kalangan pelajar.

Pihaknya berharap para peserta dapat ikut menyebarkan pemahaman terkait keselamatan perjalanan kereta api di lingkungan masing-masing, setelah mengikuti kegiatan ini.

“Harapannya, pengalaman ini tidak hanya berhenti di peserta, tetapi juga bisa dibagikan ke keluarga dan lingkungan sekitar agar kesadaran tentang keselamatan semakin luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepanjang 2025, KAI Daop 3 Cirebon mencatat 10.299 peserta dari 127 sekolah telah mengikuti program edukasi berbasis perjalanan kereta api tersebut.

“Program ini, menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pendidikan berkualitas sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang aman dan ramah lingkungan,” ucap dia.

  • transportasi publik
  • keselamatan kereta api
  • kai daop 3 cirebon
  • edutrain
  • stasiun cirebon

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.