- Home
-
- Megapolitan
-
- BRIN Ungkap Penurunan Muka...
BRIN Ungkap Penurunan Muka Tanah Perparah Banjir di Jakarta, Warga Harus Kurangi Penggunaan Air Tanah
Minggu, 26 Apr 2026, 17:55 WIBJAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengingatkan warga untuk mengurangi penggunaan air tanah karena dampak permukaan muka tanah di ibu kota yang terus menurun setiap tahun.
"Setiap tahun tinggi muka air (TMA) tanah terus menurun. Karena itu, kami mengimbau agar penggunaan air tanah bisa dikurangi," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan, Junjung Paulus saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Junjung mengatakan penurunan tinggi muka air tanah menjadi perhatian serius dan upaya dari SDA Jakarta Selatan juga masih dilakukan.
Dia menyebut penggunaan air perpipaan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menekan eksploitasi air tanah.
Pemerintah menargetkan pengelolaan air yang lebih berkelanjutan, bahkan mengarah pada kondisi nol penurunan air tanah seperti yang diterapkan di Singapura.
Selain itu, SDA Jakarta Selatan juga akan mengoptimalkan pengelolaan sembilan waduk yang ada di wilayahnya.
Pada musim kemarau, air akan ditampung untuk kebutuhan tertentu, seperti penyiraman tanaman.
âSelama ini saat musim hujan, air langsung dialirkan ke sungai agar waduk bisa menampung air baru. Namun ke depan, saat kemarau, air akan kami manfaatkan untuk kebutuhan lain,â ucapnya.
Maka itu, diingatkan kepada warga untuk menggunakan air secara bijak, terutama saat musim kemarau.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan penurunan muka tanah atau land subsidence menjadi salah satu faktor utama yang dapat memperparah banjir di Jakarta.
Hasil pengolahan citra satelit menunjukkan sejumlah wilayah Jakarta mengalami penurunan muka tanah hingga lebih dari 10 centimeter per tahun.
Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN Budi Heru Santosa mengatakan penurunan muka tanah dipicu oleh dua faktor utama, yakni kondisi alami lapisan tanah aluvial Jakarta yang mudah terkompaksi serta aktivitas manusia, terutama pengambilan air tanah secara berlebihan. Ant
- BRIN
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Mengagetkan, Ada Penipuan Emas Dikendalikan dari Lapas Sumut
-
Jelang Laga Argentina Kontra Mesir: Bak David Versus Goliath, Ini Panggung Pembuktian The Pharaohs
-
Padi Reborn Meriahkan Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI
-
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun
-
Bangka Belitung Perlu Memiliki Rumah Sakit untuk Stroke dan Jantung
-
Chaidir Saleh Menginspirasi Pemberdayaan Ekonomi Petani Milenial Lewat Sentuhan Manis Melon Golden
-
Kebakaran di Gunung Ringgit Sudah Padam, BPBD Probolinggo Tetap Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.