Bir Pletok, Minuman Rempah dari Betawi untuk Teman di Hari Dingin
📅 Minggu, 21 Sep 2025, 16:17 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Jakarta -- Hujan akhir-akhir ini membasahi sebagian wilayah Jakarta sejak sore hingga malam dan menjadi teman perjalanan para pemburu rupiah di Ibu Kota.
Berada di bus Transjakarta atau Commuter Line, atau gedung yang berpendingin menambah sensasi dingin di tubuh, bahkan nyaris membuat menggigil.
Minuman hangat pun dapat menjadi pilihan menenangkan suhu tubuh di waktu-waktu dingin.
Meneguk bir pletok untuk menghangatkan tubuh? Mengapa tidak. Strategi sederhana pun dilakukan pembuat bir pletok Titin Nurhajati asal Sukapura, Cilicing, Jakarta Utara, di sela Jakarta International Investment, Trade, Tourism, Small and Medium Enterprise Expo (JITEX) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) sejak 17 September lalu.
Wanita paruh baya itu menyiapkan bir pletok hangat dalam gelas plastik ukuran kecil dan menawarkannya pada pengunjung, khususnya kalangan muda, secara gratis. Hasilnya lumayan, sebagian pengunjung tertarik mencicipi dan membeli bir pletok buatan Titin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sembari menawarkan bir pletok, Titin kerap ditanyai terkait kehalalan produknya. Rupanya, masih ada orang yang menganggap bir pletok tidak halal gara-gara ada label bir. Kebanyakan yang bertanya pelajar sekolah menengah atas (SMA).
Sebenarnya, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah menyatakan produk dengan nama bir hanya diperuntukkan bagi produk minuman tradisional yang bukan merupakan khamr, yaitu bir pletok, bisa mendapatkan ketetapan halal.
Hal ini pun diperbolehkan oleh Komisi Fatwa MUI dengan pertimbangan produk tersebut sudah dikenal lama di tengah masyarakat sebagai produk minuman tradisional non-khamr alias tidak memabukkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sambil menyelam minum air, Titin mematahkan anggapan itu dengan terus berpromosi bir pletok buatannya yang sudah tersedia dalam berbagai varian rasa dan bentuk kemasan.
Bir pletok dibuat dari berbagai macam rempah, seperti jahe, cengkeh, pala, cabai jawa, serai, kapulaga, kayu manis, daun pandan, daun jeruk, kayu secang yang menampilkan warna merah pada minuman.
Selain itu, juga ditambahkan rempah lain, seperti bunga lawang atau pokak, dan kembang pala, seperti resep asli Betawi untuk menambah rasa sedap. Untuk menambah rasa manis, gula merah yang biasa disebut gula jawa, gula kelapa, gula aren atau madu juga dimasukkan. Semua bahan rempah tersebut kemudian direbus dan setelah dingin siap diminum.
Dari pandangan medis, peneliti, sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr (Cand.) dr Inggrid Tania, MSi mengakui bir pletok memang dapat menghangatkan tubuh, bahkan mencegah dan membantu mengatasi "masuk angin" atau dalam istilah medisnya selesma (common cold) akibat infeksi virus yang sifatnya ringan.
Manfaat lainnya, kata Inggrid Tania, yakni membantu melancarkan pencernaan, menyeimbangkan kolesterol darah, menyeimbangkan asam urat, menyeimbangkan tekanan darah dan meningkatkan vitalitas tubuh. Ini karena ada bahan di dalam bir pletok yang memiliki sifat antioksidan.
Menatap ekspor
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!