Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Anda Cacingan? Ini Makanan dan Kandungan Nutrisi yang Harus Dipenuhi

📅 Sabtu, 20 Sep 2025, 09:42 WIB | Oleh:
Anak Anda Cacingan? Ini Makanan dan Kandungan Nutrisi yang Harus Dipenuhi Doc: Antara/Pexels

JAKARTA - Sejumlah kandungan nutrisi harus didapatkan oleh anak ketika mengalami cacingan. Cacingan merupakan masalah serius karena dapat mengganggu status gizi anak.

"Cacing dapat menyebabkan gangguan penyerapan zat gizi. Beberapa jenis cacing dapat menyebabkan gangguan nafsu makan dan asupan gizi berkurang," kata Nutrisionis Rawat Inap Anak dari RSCM Kiara Jakarta Ariek Ratnawati, S.Gz, Jumat.

Ariek menekankan anak yang mengalami cacingan membutuhkan energi dan zat gizi lebih terutama apabila pasien gizi kurang atau gizi buruk. Pemberian makanan disesuaikan dengan prinsip gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan kelompok usia anak.

Per satu kali makan, makanan yang diberikan harus mengandung unsur karbohidrat, protein, sumber vitamin, mineral dan serat seperti sayur dan buah.

Ia menyampaikan terdapat beberapa jenis buah yang dapat dipertimbangkan untuk diberikan antara lain wortel sebagai sumber serat dan antioksidan dan pepaya.

"Ada sebagian menyatakan delima dan bumbu kunyit sebagai anti inflamasi. Setelah pengobatan dapat diberikan makanan yang mengandung probiotik dan makanan yang menghidrasi tubuh seperti sup, kaldu," kata dia.

Menurutnya, tidak ada kekhususan bagi pasien untuk mengonsumsi vitamin tertentu, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian obat cacing jenis tertentu dan pemberian suplemen vitamin A.

Vitamin A dapat diperoleh dari makanan yang mengandung wortel, bayam, brokoli, ubi jalar, pepaya, labu, mangga, hati ayam, telur hingga susu.

Kemudian berkaitan dengan cara masak, Ariek menyarankan agar makanan dikukus atau direbus dengan matang untuk menghindari makanan dicerna lebih lama (delay digestion) dan iritasi lambung.

Ia tidak menganjurkan pasien mengonsumsi makanan dalam bentuk mentah atau setengah matang, serta harus menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan sebelum makan, potong kuku, mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi serta menggunakan alas kaki saat di luar ruangan.

Kepada para orang tua, Ariek mengingatkan bahwa cacingan merupakan masalah serius karena dapat mengganggu status gizi anak yang terinfeksi karena cacing memakan jaringan termasuk sel darah manusia, sehingga dapat menyebabkan hilangnya zat besi dan protein bila terinfeksi terus menerus.

Cacingan juga dapat menyebabkan gangguan penyerapan zat gizi. Beberapa jenis cacing bahkan dapat menyebabkan diare dan disentri yang apabila tidak segera tertangani akan berpengaruh berkurangnya asupan gizi, cairan dan status gizi anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.