Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dana Rp 200 Triliun Harus Gerakan Sektor Riil, Jangan Cuma Nganggur di Bank!

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 19:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Dana Rp 200 Triliun Harus Gerakan Sektor Riil, Jangan Cuma Nganggur di Bank! Doc: istimewa
Ket. Dana 200 Trilliun Rupiah milik negara yang disalurkan ke lima bank mitra Himpunan bank milik negara (Himbara) harus disalurkan ke sektor riil

JAKARTA-Pengamat Kebijakan Publik Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Badiul Hadi mengatakan, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar 200 triliun rupiah harus dikelola secara strategis untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

"Dana sebesar ini jangan hanya berputar di sektor keuangan, misalnya disimpan di perbankan atau sekadar ditempatkan dalam instrumen surat berharga negara (SBN),"tegas Badiul, Jumat (19/9)

 Selain itu lanjutnya distribusi tidak hanya di Bank BUMN (Himbara) tetapi juga bank daerah, sehingga lebih inklusif. Jauh lebih penting lagi yakni bagaimana dana ini mampu menggerakkan sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect tinggi.

Ada beberapa alasan utama. Selama ini terangnya UMKM dan ultra mikro terbukti menyerap lebih dari 90% tenaga kerja di Indonesia. Dengan tambahan dukungan pembiayaan, UMKM bisa naik kelas, memperluas usaha, dan membuka lapangan kerja baru.

Kemudian, investasi di sektor pertanian dan pangan sangat penting di tengah tantangan krisis global. Dana SAL harus diarahkan untuk mendukung petani, membangun irigasi, meningkatkan akses pupuk, dan memperluas mekanisasi pertanian. "Dengan begitu, kita bisa menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan inflasi, sekaligus mendukung program prioritas nasional yaitu Kedaulatan Pangan yang di gadang gadang oleh presiden Prabowo,"ungkap Badiul

Dan terakhir sektor perumahan rakyat dan sanitasi adalah kebutuhan dasar masyarakat. Jika dana SAL disalurkan ke sektor ini, dampaknya tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor konstruksi, baja, hingga furnitur, dan lain sebagainya.

"Dana 200 triliun rupiah ini jangan hanya berhenti sebagai angka dalam laporan keuangan negara. Uang rakyat harus kembali ke rakyat melalui program program produktif yang mempercepat pemulihan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel serta berkelanjutan,"pungkas Badiul. 

Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mendorong agar dana 200 triliun rupiah yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) diarahkan ke sektor-sektor dengan multiplier effect tinggi, seperti UMKM dan ultra mikro, pertanian dan pangan, serta perumahan rakyat dan sanitasi. 

“Kita tidak mau dana 200 triliun rupiah ini berhenti di perbankan atau dipakai beli SBN. Harus ada dorongan supaya uang ini benar-benar masuk ke sektor produktif, menciptakan lapangan kerja, memperkuat pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Firnando dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Disalurkan ke Himbara

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menetapkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dan mulai berlaku pada Jumat, 12 September 2025.

Sesuai KMK ini, penempatan uang negara dilakukan pada lima bank umum mitra yang merupakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menkeu menegaskan, penempatan uang negara tersebut wajib digunakan untuk mendukung pertumbuhan sektor riil, dan tidak diperkenankan digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.