Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Cianjur Hilang di Pantai Selatan

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 22:10 WIB | Oleh:
Nelayan Cianjur Hilang di Pantai Selatan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua orang nelayan di Pantai Selatan Cianjur, Jawa Barat yang dilaporkan hilang di tengah lautan saat mencari ikan, Kamis, 18/9.

Cianjur -- Tim SAR gabungan Polairud Polres Cianjur, Jawa Barat, melakukan pencarian dua orang nelayan di Pantai Cidamar, Kecamatan Cidaun yang dilaporkan hilang saat melaut.

Kasatpolairud Polres Cianjur AKP Asep Machfud saat dihubungi Kamis, mengatakan kedua nelayan tersebut, Haikal (19) warga Kampung Cibeet Desa Cidamar, dan Angga (19) warga Kampung Jengkol Desa Cidamar, sempat memberikan kabar pada keluarga perahu mereka mengalami kerusakan.

"Setelah beberapa jam berangkat, Angga sempat menghubungi kakaknya untuk memberi tahu perahu yang mereka tumpangi mengalami kerusakan namun ketika kembali dihubungi sudah tidak aktif," katanya.

Korban sempat menyebutkan mesin perahu mati di sekitar perairan Cikole, Kecamatan Cidaun, sehingga pihak keluarga melaporkan hal tersebut ke Polsek Cidaun dan dilanjutkan ke Mako Polairud Polres Cianjur dan SAR Cianjur yang langsung mengirim petugas ke lokasi.

Saat dilakukan pengecekan bersama tim SAR gabungan, ditemukan sebuah perahu dalam kondisi terbalik di sekitar lokasi, namun petugas tidak menemukan kedua orang nelayan tersebut, sehingga pencarian dilakukan dengan menyasar sejumlah lokasi guna menemukan keduanya.

“Kami berupaya melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk menyisir perairan dari Cidaun hingga Sindangbarang, dimana hingga saat ini pencarian terus dengan harapan keduanya dapat ditemukan," katanya.

Pihaknya tutur dia, melibatkan nelayan setempat termasuk yang sedang melaut, sehingga dapat memberikan informasi ketika mendapati tanda-tanda kedua orang nelayan yang dilaporkan hilang.

Sedangkan sesuai dengan prosedur pencarian dilakukan selama tujuh hari ke depan, dengan harapan keduanya dapat ditemukan meski pihak keluarga sudah pasrah dengan kondisi apapun yang akan diterima.

"Kami akan memaksimalkan pencarian dengan melakukan penyusuran di tengah laut hingga penyusuran di pinggiran pantai melibatkan masyarakat sekitar terutama nelayan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.