Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Punya Posisi Kuat Sebagai Pusat Energi Panas Bumi Global

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia Punya Posisi Kuat Sebagai Pusat Energi Panas Bumi Global Doc: ANTAra/Adeng Bustomi
Ket. Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi di Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (15/9).

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki posisi yang sangat kuat sebagai salah satu negara dengan energi panas bumi terbesar di dunia.

“Indonesia merupakan salah satu pusat terbesar dari energi panas bumi dunia, berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat (AS),” kata Bahlil dalam sambutannya di The 11th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition 2025 yang digelar di JICC Senayan, Jakarta, Rabu (17/9).

Seperti dikutip dari Antara, Bahlil mengatakan Indonesia memiliki total kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dengan angka 2.744 megawatt (MW). Sementara, AS yang menduduki posisi teratas dunia memiliki kapasitas sebesar 3.937 MW.

“Sementara, total potensi dan cadangan geothermal di Indonesia 23.742 MW,” ujar dia menambahkan.

Dengan posisinya yang strategis, Bahlil mengatakan Indonesia sangat terbuka dengan kolaborasi multipihak termasuk negara-negara sahabat untuk saling mendukung upaya transisi energi yang lebih bersih.

“Indonesia terbuka untuk berbagi pengalaman, teknologi, dan praktik terbaik dengan negara negara sahabat. Mari kita bersama memimpin revolusi energi bersih, demi ekonomi yang tangguh dan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” kata dia.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan pemerintah memiliki paket kebijakan komprehensif untuk percepatan ekosistem energi panas bumi.

“Pemerintah tidak hanya menargetkan, tetapi juga menyiapkan ekosistem kondusif. Indonesia ingin menjadi rujukan global pengembangan geothermal yang berkelanjutan,” ujar Eniya.

Ketua Umum Indonesian Geothermal Association (API/INAGA) Julfi Hadi mengatakan, panas bumi adalah satu-satunya energi terbarukan yang bisa beroperasi 24 jam secara stabil dengan faktor kapasitas di atas 90 persen, sehingga dinilai menjadi fondasi ideal untuk sistem energi bersih yang tangguh dan berkelanjutan.

“Lebih dari itu, panas bumi merupakan tulang punggung transisi energi Indonesia sekaligus pilar menuju swasembada energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo,” kata Julfi.

Di sisi lain, ajang IIGCE 2025 menghadirkan lebih dari 15 pembicara internasional, termasuk CEO perusahaan global, menteri energi dari berbagai negara, dan peneliti terkemuka.

Selain itu, acara menampilkan lebih dari 150 perusahaan, pameran internasional, forum investasi dengan potensi transaksi hingga 2 miliar dolar Amerika Serikat (AS), serta peluncuran lima proyek geothermal strategis nasional.

Dengan kehadiran delegasi dari 22 negara, IIGCE 2025 juga memperkuat posisi Indonesia sebagai hub utama kebijakan dan teknologi panas bumi dunia.

Reformasi Regulasi

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan reformasi regulasi memberikan kepastian kepada investor dan pelaku usaha panas bumi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.