Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Banten Ingatkan Ibu Pelaku UMKM agar Tak Terjerat Pinjol

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten Ingatkan Ibu Pelaku UMKM agar Tak Terjerat Pinjol Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kiri) dan Executive Vice President PT PNM, Sasono Hantarto memberikan apresiasi pada ibu pelaku UMKM dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Tangerang Selatan, Rabu (17/9/2025).

SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya para ibu, agar tidak tergoda pinjaman online (pinjol) yang justru bisa menjerat mereka dalam kesulitan.

“Pinjol menjadikan ibu-ibu terjerat dan membuat susah,” ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu (17/9).

Andra Soni sempat mengikuti kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Tangerang Selatan.

Ia menekankan bahwa kebutuhan keluarga yang semakin tinggi kerap membuat sebagian pelaku UMKM mencari jalan pintas dengan pinjol. Padahal, program permodalan dan pendampingan dari PT PNM bisa menjadi alternatif yang lebih aman dan bermanfaat.

“Jangan tergiur pinjol. PNM bisa membantu ibu-ibu berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Andra menegaskan.

Gubernur juga mengapresiasi semangat para ibu pelaku UMKM yang hadir dalam acara tersebut. “Bahkan, saya lihat ada ibu-ibu yang menggendong anak ke sini,” ujarnya. Menurut Andra, hal itu menunjukkan tekad kuat untuk berusaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Selain soal permodalan, ia menyoroti isu pengelolaan sampah yang memiliki dimensi ekonomi dan sosial. “Isu pengelolaan sampah hari ini tidak hanya menyangkut masalah lingkungan, tetapi juga erat kaitannya dengan aspek sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Andra menilai sampah bisa bernilai ekonomi bila dikelola secara kreatif dan inovatif. Pemprov Banten berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam program pemberdayaan ekonomi kreatif sekaligus menjaga lingkungan hidup.

Executive Vice President PT PNM, Sasono Hantarto, menjelaskan PKU Akbar di Tangerang Selatan berfokus pada literasi keuangan dan pemberdayaan bank sampah. “Peserta PKU Akbar diikuti 500 peserta, semuanya ibu-ibu yang menjadi nasabah PT PNM,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program Zero Waste to Money...
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Daerah
Demi Ketahanan Pangan, Tiap...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.