Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komeng Sindir Jakarta Soal Jabar Disalahkan Terus saat Banjir, Pramono 'Nanggepin' Begini

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 18:29 WIB | Oleh:
Komeng Sindir Jakarta Soal Jabar Disalahkan Terus saat Banjir, Pramono 'Nanggepin' Begini Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Anggota DPD Alfiansyah alias Komeng (kiri), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Monas, Jakarta Selatan, Rabu (17/9).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi pernyataan anggota Komite II DPD asal Jawa Barat (Jabar), Alfiansyah Komeng, yang menyebut Jawa Barat sering disalahkan saat banjir terjadi di wilayah Jakarta.

Sebelumnya anggota DPD Alfiansyah Komeng curhat soal Jawa Barat yang kerap selalu disalahkan soal banjir di wilayah Jakarta. 

Menurut Komeng, penyebab banjir di wilayah Jakarta tidak melulu karena 'kiriman' dari Bogor. Dia pun membeberkan sederet masalah yang bikin Jakarta mengalami kebanjiran, yaitu salah satunya adalah sampah. 

Gubernur Pramono Anung Wibowo mengakui, penyebab banjir di Jakarta memang tak hanya karena banjir kiriman dari hulu yaitu daerah Bogor, Jawa Barat.

“Banjir itu ada tiga sumbernya. Satu karena banjir kiriman dari atas, apakah itu karena hutannya ditebang dan sebagainya kemudian kirim ke Jakarta. Tetapi banjir yang kedua adalah banjir lokal yang dialami sendiri oleh Jakarta karena sampahnya tidak dibersihkan dan sebagainya,” kata Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (17/9).

Pramono menjelaskan, memang banjir yang terjadi di Jakarta juga bisa diakibatkan karena internal ataupun masyarakat Jakarta sendiri.

Selain itu, penyebab banjir yang ketiga adalah karena air rob yang naik, sehingga dia enggan menyalahkan pihak manapun atas terjadinya banjir di Jakarta.

Dirinya lebih memilih untuk fokus pada penanganan banjir yang terjadi di Jakarta, salah satunya dengan menyiagakan sebanyak 600 pompa yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Tetapi pengalaman kita tiga-tiganya (penyebab banjir) sekarang ini relatif, kalau terjadi banjir di Jakarta pasti tidak lama karena kami mempunyai pompa 600 lebih yang selalu kita stand by-kan kalau ada banjir,” kata Pramono.

Sebelumnya, ungkapan tersebut disampaikan Komeng dalam rapat Komite II DPD dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di Gedung DPD/DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9).

Dalam kesempatan itu, Komeng meminta perlindungan kepada Kemenhut agar lahan hutan di Jawa Barat dilindungi.

“Permasalahannya memang kadang-kadang di Jakarta, tapi kita selalu disalahkan. Seperti banjir katanya datang dari Jabar," ujar Komeng.  Ant
        

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.