Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Dukung Penuh JGTC ke-48, Jadikan Festival Musik Ruang Kreasi Ekonomi Kreatif

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenekraf Dukung Penuh JGTC ke-48, Jadikan Festival Musik Ruang Kreasi Ekonomi Kreatif Doc: Antara
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Jazz Goes to Campus (JGTC), Jakarta, Selasa (16/9).

Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan Kemenekraf mendukung penuh penyelenggaraan festival jazz The 48th Jazz Goes to Campus (JGTC) sebagai ruang kreasi yang menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis musik.

"Benar sekali tadi bahwa acara ini bukan dibuat hanya untuk, tanda petik 'happy-happy' saja, tetapi dampak sosial yang dipikirkan. Kemudian ada dampak untuk ekosistem musiknya dan juga Kontribusinya terhadap masyarakat sekitar jika dihitung dengan benar," kata Riefky dalan keterangan pers yang diterima, Rabu (17/9).

Riefky mengatakan JGTC adalah contoh nyata kolaborasi generasi muda dalam menggerakkan ekosistem musik dan industri kreatif.

Festival jazz tertua yang diinisiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Kampus Universitas Indonesia, Depok sejak 1976 ini menjadi salah satu barometer perkembangan musik jazz nasional.

Tahun ini, JGTC mengusung tema Serenading Jazz for the Youth dengan rangkaian kegiatan sejak Mei 2025. Agenda pembuka berupa Roadshow UI di FISIP UI berhasil menarik 5.000 pengunjung, dilanjutkan Margo Jazz Night di Depok yang dihadiri sekitar 8.000 pengunjung, dan Sarinah Jazz Night di Jakarta yang menjadi ajang pemanasan menuju puncak festival.

"Jadi acara tersebut merupakan bentuk kick off dari JGTC tahun 48 yang akan kita jalani. Tujuannya kita mau menghadirkan awareness dengan mengajak mulai dari mahasiswa, komunitas hingga masyarakat. Nanti nya Sarinah Jazz Night menjadi pertanda kick off JGTC," ujar Project Officer, Ravandika.

Setiap acara menampilkan musisi muda dan senior, menciptakan kolaborasi lintas generasi yang memperkuat posisi jazz di hati publik. Panitia menargetkan kehadiran lebih dari 15.000 pengunjung pada puncak acara, dengan empat panggung utama dan belasan musisi nasional dan internasional

Lebih dari 65 UMKM kuliner dan 13 jenama fesyen akan berpartisipasi, menciptakan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar melalui perputaran usaha, keterlibatan vendor lokal, dan peluang kerja bagi masyarakat sekitar Depok dan Jabodetabek.

Data penyelenggara menunjukkan dominasi pengunjung berusia 17–22 tahun (46,8 persen), menjadikan JGTC wadah strategis untuk menumbuhkan minat musik di kalangan generasi muda. Pengunjung datang dari berbagai kota, dengan kontribusi terbesar dari Jakarta (43,5 persen) dan Depok (30,6 persen), memperlihatkan magnet JGTC sebagai festival lintas daerah.

Dengan rangkaian acara yang memadukan seni, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi, The 48th Jazz Goes to Campus diharapkan terus menjadi panggung inspiratif bagi musisi muda dan penggerak ekonomi kreatif. Kementerian Ekraf mengajak masyarakat untuk hadir dan merasakan energi musik jazz yang mempersatukan lintas generasi sekaligus memperkuat ekosistem kreatif Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.