Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sofia dan Zaldin adalah potret anak-anak Indonesia yang tak pernah berhenti bermimpi

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Agustinus Polabi selaku Area Program Manager WVI Kluster Sigi, Palu, Donggala, dan Parigi menjelaskan WVI melakukan intervensi kemanusiaan di Sulteng, khususnya di Sigi, Palu, Donggala, dan Parigi Moutong sejak 2012.

Jumlah anak dampingan WVI saat ini ada 4.818 anak yang terdiri dari 2.163 anak (Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala), 1.437 anak (Kota Palu), dan 1.218 anak (Kabupaten Parigi Moutong), menurun dari 8.700 anak pada masa awal program.

"Anak dampingan memperoleh masa pendampingan antara 10 - 15 tahun," kata Agustinus Polabi.

WVI mencatat per April - Juli 2025, ada 212 anak putus sekolah di tiga kabupaten/kota di Sulteng dengan rincian 68 anak di Sigi, 117 anak di Palu, dan 27 anak di Donggala. Dari jumlah itu, sebanyak 115 anak laki-laki dan 97 anak perempuan.

Dalam mengentaskan anak putus sekolah, WVI menggunakan pendekatan berlapis, dengan membujuk anak dan keluarga, konseling, berkolaborasi dengan pemerintah, serta mendampingi persiapan sekolah.

"Kita intervensi sesuai dengan kebutuhan. Kita kasih pilihan, kembali ke sekolah formal, atau ambil paket, atau peningkatan kapasitas. Tetapi mendorong mereka kembali ke sekolah formal paling diprioritaskan," kata Agustinus.

Tahun 2025 menjadi periode terakhir WVI melakukan intervensi di empat wilayah di Sulawesi Tengah dengan kegiatan yang berfokus pada advokasi perlindungan anak.

Meski demikian, perjuangan untuk menekan angka anak putus sekolah harus terus berlanjut melalui komitmen para relawan, pemerintah, dan sektor swasta.

Kisah Sofia dan Zaldin menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama mampu membuka jalan bagi anak-anak di Sulawesi Tengah untuk meraih masa depan lebih baik melalui pendidikan formal maupun keterampilan hidup yang memberdayakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.