Sofia dan Zaldin adalah potret anak-anak Indonesia yang tak pernah berhenti bermimpi
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisKemudian Zaldin dibawa ke SDN dimana dia bersekolah saat ini. Nurhayati, sang Kepala Sekolah, langsung menerimanya.
"Saya bilang Zaldin mau sekolah? Mau ibu, tapi saya sudah besar. Tidak apa-apa kalau Zaldin mau," tutur Nurhayati menirukan perkataan Zaldin saat itu.
Kini, meski telah bersekolah, Zaldin tetap membantu kakeknya berjualan selepas jam belajar.
Ia bercita-cita menjadi prajurit TNI AL, terinspirasi dari sang kakek yang seorang pelaut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keren. Bisa membela Tanah Air," ujar Zaldin penuh semangat.
Intervensi sosial WVI di Palu
WVI melakukan intervensi sosial di Kelurahan Baru, Kota Palu, Sulteng, sejak 2010.
Sebaiknya Anda baca juga:
Herdawati, yang menjadi relawan sosial WVI sejak 2016, mencatat ada delapan anak putus sekolah di wilayah itu.
Dari jumlah tersebut, Zaldin termasuk yang berhasil mengenyam pendidikan. Sementara tujuh anak lainnya memilih berhenti dengan alasan beragam, mulai dari bekerja, menikah dini, hingga hamil di luar nikah.
"Saya sudah mencoba membujuk, tapi anaknya yang sudah tidak ingin lagi sekolah. Sulit juga kalau anaknya sudah tidak mau sekolah lagi," kata Herdawati.
Lurah Baru, Bachira Ulfah, mengapresiasi kontribusi WVI dalam membantu pemenuhan hak pendidikan anak.
"Wilayah kami sangat terbantu dengan hadirnya WVI," kata Bachira Ulfah.
Wahana Visi Indonesia merupakan organisasi kemanusiaan yang berfokus dalam pemberdayaan anak, keluarga, dan masyarakat yang paling rentan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!