Serapan Minim Jadi Sinyal Bahaya Kualitas Belanja Pemerintah
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 23:59 WIB | Oleh: Tim RedaksiLebih lanjut Dadan menambahkan bahwa SPPG merupakan instrumen penting penyerapan anggaran. Setiap SPPG, kata dia, dapat menyerap anggaran sekitar 900 juta rupiah hingga 1 miliar rupiah per bulan.
"Jadi perlu diketahui bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini adalah boleh dikatakan sebagai mesin penyerapan anggaran. Jadi setiap satu SPPG berdiri, maka otomatis dalam satu bulan akan terserap antara Rp 900 (juta) sampai Rp 1 miliar. Jadi kenapa SPPG ini penting sekali, sehingga jika ibu/bapak perhatikan penyerapan anggaran pada tanggal 8 September kami baru menyerap Rp 13,2 miliar, sekarang Rp 15,7 miliar," sebutnya.
Anggaran Tahun 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyebutkan bahwa total anggaran BGN tahun depan, ditetapkan sebesar 268 triliun rupiah. Jumlah tersebut meningkat sekitar50,1 triliun rupiah dibandingkan pagu indikatif sebelumnya yang senilai 217,8 triliun rupiah
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran Menteri Keuangan dan Menteri PPN atau Kepala Bappenas, total anggaran tahun 2026 untuk Badan Gizi Nasional sebesar 268 triliun rupiah. Jadi, meningkat 50 triliun rupiah dari pagu indikatif," ucap Dadan.
"Jadi pada pagu indikatif kita akan mendapatkan217.860.184.715.000 rupiah menjadi 268 triliun rupiah dan ini bertambah kurang lebih 50.139.815.285.000 rupiah," sambung dia.
Secara klasifikasi, 95,4 persen anggaran atau sekitar 255,5 triliun rupiah difokuskan untuk program pemenuhan gizi nasional, sementara 4,6 persen atau12,4 triliun rupiah untuk program dukungan manajemen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!