Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Rencana Operasional TikTok di AS, Tiongkok-AS Capai Kesepakatan

24 Selasa, 16 Sep 2025, 06:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal Rencana Operasional TikTok di AS, Tiongkok-AS Capai Kesepakatan Soal Rencana Operasional TikTok di AS, Tiongkok-AS Capai Kesepakatan Doc: ANTARA 
Ket. Arsip foto - Foto yang diambil pada 21 Agustus 2020 ini menunjukkan logo Kantor TikTok Los Angeles di Culver City, Los Angeles County, Amerika Serikat.

TOKYO – Pejabat senior Amerika Serikat dan Tiongkoktelah menyepakati sebuah kerangka demi mengizinkan aplikasi video populer TikTok untuk tetap beroperasi di AS, ucap Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyusul pembicaraan tingkat tinggi di Madrid pada Senin (15/9).

Meski demikian, Bessent maupun Kepala Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer menolak memberi keterangan lebih lanjut, termasuk perusahaan apa yang nantinya akan menjadi induk dari aplikasi tersebut.

Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan bahwa pembicaraan tersebut berlangsung sangat baik, dan ia akan berbicara dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Jumat (19/9) ini.

"Sebuah kesepakatan juga tercapai soal sebuah 'perusahaan' yang anak-anak muda di negara kita ini sangat ingin menyelamatkannya," kata Trump, sembari menambahkan bahwa para pemuda tersebut dipastikan "akan sangat senang".

Pengumuman ini disampaikan dua hari sebelum ByteDance Ltd, perusahaan Tiongkok pemilik media sosial TikTok, menghadapi batas waktu untuk melepas aplikasinya ke pihak AS atau aplikasi tersebut akan dilarang di AS.

Larangan tersebut seharusnya berlaku pada Januari lalu, namun Trump mengundurkan batas waktunya sebanyak tiga kali sejak ia menjadi Presiden AS di bulan yang sama. Hal tersebut memberi tambahan waktu bagi perusahaan Tiongkok tersebut untuk mencari calon pembeli TikTok yang dapat diterima pihak AS.

Trump masih memiliki waktu hingga Rabu ini untuk memutuskan apakah akan melarang media sosial tersebut atas alasan keamanan nasional.

Ketegangan antara AS dan Tiongkok akibat perang dagang yang dimulai oleh Trump mulai mereda pada Mei, ketika perwakilan kedua negara bertemu dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi di Jenewa, Swiss.

Setelah pertemuan antara kedua pihak pada akhir Juli di Stockholm, Swedia, AS dan Tiongkok sepakat memperpanjang gencatan perang dagang selama 90 hari hingga 10 November 2025.

Pembicaraan antara AS dan Tiongkok yang kali ini dilaksanakan di Madrid, Spanyol, merupakan babak keempat negosiasi bilateral. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Tiongkok dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng, salah satu orang kepercayaan Xi Jinping.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.