Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investigasi Kasus Campak, Dinkes Tangerang Aktifkan Tim Gerak Cepat

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 18:32 WIB | Oleh:
Investigasi Kasus Campak, Dinkes Tangerang Aktifkan Tim Gerak Cepat   Doc: ANTARA/HO-DInkes Kota Tangerang
Ket. Petugas Dinkes Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan pada seorang anak mencegah terkena penyakit campak.

TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengaktifkan tim gerak cepat (TGC) untuk melakukan investigasi mendalam terhadap setiap laporan kasus yang mencurigakan untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) campak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni di Tangerang, Selasa (16/9), mengatakan pihaknya bersama lintas sektor telah mengintensifkan berbagai langkah kolaboratif untuk pencegahan dan penanganan penyakit campak, khususnya yang tergolong penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

“Tim juga menyusun kajian epidemiologi guna mengantisipasi dan menentukan langkah intervensi yang tepat,” kata Dini dalam keterangannya.

Di sisi lain, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari strategi pencegahan. Dinas Kesehatan menggencarkan informasi tentang pentingnya imunisasi lengkap, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta deteksi dini gejala campak kepada orang tua, pengasuh, dan lingkungan sekolah.

Upaya imunisasi juga diperkuat puskesmas dan posyandu dengan pelaksanaan imunisasi rutin, imunisasi kejar bagi anak usia 0–59 bulan dan anak sekolah. Serta pemberian imunisasi tambahan sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.

"Kasus yang ditemukan akan segera dilakukan tata laksana dengan isolasi, pemberian vitamin A dan terapi sesuai anjuran medis,” katanya.

Camat Tangerang Yudi Pradhana menjelaskan camat dan lurah berperan penting dalam mendukung pelaksanaan pencegahan wabah campak ini. Yakni, melakukan koordinasi untuk memastikan program imunisasi berjalan efektif di wilayah masing-masing.

“Dalam hal ini, kewilayahan menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui forum warga dan memobilisasi partisipasi warga dalam program pencegahan campak. Ini yang dilakukan terus menerus dengan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, ini dapat menjadi perhatian semua pihak, tak sekadar petugas kesehatan,” kata Yudi.

Kolaborasi juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang memiliki peran besar dalam menyampaikan edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Melalui ceramah keagamaan dan pertemuan komunitas, mereka membantu meningkatkan kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap pentingnya imunisasi.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Tangerang optimistis dapat menekan laju penyebaran campak dan mencegah terjadinya KLB.

"Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi anak-anaknya dan aktif melapor jika menemukan gejala campak di lingkungan sekitarnya,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Rival Jadi Mitra, Tiongkok-India Ubah Peta Asia

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Megapolitan
Bekasi Kejar Investasi Hing...
Nasional
Perlindungan Data UMKM Perl...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.