Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geger di Bekasi! Kepala Disnaker Ida Farida Naik Jadi Pj Sekda, Bupati Ungkap Alasannya

📅 Senin, 15 Sep 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Geger di Bekasi! Kepala Disnaker Ida Farida Naik Jadi Pj Sekda, Bupati Ungkap Alasannya Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang melantik Ida Farida sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi di Ruang KH. Raden Ma'mun Nawawi, Lantai 2 Gedung Bupati Bekasi, Senin.

KABUPATEN BEKASI - Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang resmi menunjuk Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ida Farida sebagai Penjabat Sekretaris Daerah. Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas roda pemerintahan usai posisi sekda kosong akibat rotasi jabatan pejabat sebelumnya, Dedy Supriyadi yang dimutasi menjadi staf ahli.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menunjuk Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Ida Farida sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah demi memastikan keberlangsungan roda pemerintahan setelah ditinggal pejabat sebelumnya, Dedy Supriyadi yang dimutasi menjadi staf ahli.

"Kalau sekda itu kan pertama diisi Plh (Pelaksana harian) dulu selama 15 hari sesuai aturan. Kita tidak bisa dan tidak ada Plt (Pelaksana tugas), langsung Pj. Mengingat proses open bidding posisi sekda ini pasti memakan waktu panjang, maka demi kelancaran birokrasi Kabupaten Bekasi, kami melantik Plh menjadi Pj Sekda," katanya di Cikarang, Senin.

Dia mengatakan pengisian jabatan sementara sebelum definitif dilakukan mengingat jabatan sekretaris daerah (sekda) memiliki peran vital sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus pengawas seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

"Kriteria sekda itu dia bisa memonitor dan mendorong semua OPD. Yang terpenting adalah kebijakan yang diperlukan masyarakat, terutama di bidang kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan pembangunan," katanya.

Menurut dia pelayanan birokrasi di Kabupaten Bekasi yang memiliki jumlah penduduk besar harus benar-benar diawasi oleh sekretaris daerah agar berjalan optimal.

"Semua sekda yang pernah menjabat punya peran penting dalam refleksi pemerintahan. Karena itu, setelah rotasi mutasi OPD, kita juga melaksanakan pergantian sekda definitif," katanya.

Sementara itu, Ida Farida menegaskan komitmen untuk menjaga integritas, membangun koordinasi lintas perangkat daerah serta memperkuat disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Pak Bupati memberikan amanah kepada saya menjadi Penjabat Sekda. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah ini sebaik-baiknya. Saya hanya ingin menjaga integritas dan menjalankan amanah ini demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ida menegaskan sekda berperan sebagai panglima ASN yang menggerakkan, membina dan menyatukan seluruh OPD agar sejalan dengan program kepala daerah sehingga penting menjalin komunikasi untuk mengatasi ego sektoral di kalangan aparatur.

"Kita harus bangun komunikasi, baik melalui apel pagi maupun media komunikasi yang ada. Kalau bisa cepat diselesaikan, tidak perlu menunggu besok. Tujuannya adalah meningkatkan kepuasan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dirinya memastikan akan bekerja secara normatif sesuai aturan, memastikan aparatur bekerja penuh disiplin sesuai tugas pokok dan fungsi serta turut mengantarkan setiap tahapan hingga terpilih sekretaris daerah definitif.(KR-PRA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.