Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Era Baru Bekasi Dimulai, Kabel Bawah Tanah Siap Ubah Wajah Kota

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 06:41 WIB | Oleh:
Era Baru Bekasi Dimulai, Kabel Bawah Tanah Siap Ubah Wajah Kota Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono (depan kanan) meresmikan ducting kabel perdana terintegrasi di Taman Cut Mutia Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5).

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, mulai menata utilitas perkotaan melalui peluncuran jalur terpadu kabel bawah tanah (ducting) sebagai langkah modernisasi infrastruktur sekaligus menertibkan galian jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan proyek ini harus menjadi fondasi kuat sebagai langkah memulai penataan utilitas secara lebih modern sekaligus dalam rangka mempercantik wajah perkotaan.

"Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai redup di tengah jalan. Harus berkelanjutan dan menyasar titik-titik lain di seluruh wilayah Kota Bekasi," katanya di Bekasi, Selasa.

Ia menekankan penting koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan agar penataan kabel dan utilitas bawah tanah bisa berjalan optimal.

"Setiap pekerjaan galian harus terintegrasi dan tidak dilakukan secara parsial tanpa izin resmi," ujar Tri.

Menurut Tri, pihaknya masih menemukan sejumlah pekerjaan galian tanpa izin yang dilaporkan masyarakat melalui media sosial. Setidaknya terdapat empat titik di wilayah Kecamatan Pondok Gede dan Jatiasih yang menjadi perhatian.

"Pekerjaan seperti itu tidak boleh lagi dilakukan sembarangan. Harus resmi dan berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi," katanya.

Dia mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pengawasan. Melalui mekanisme Musrenbang, peran LPM serta RT/RW diharapkan mampu memperkuat kontrol sosial terhadap proyek-proyek infrastruktur.

"Pengawasan tidak hanya dari pemerintah, tapi juga harus melibatkan masyarakat. Ini penting agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan tidak merugikan lingkungan sekitar," katanya.

Tri juga meminta seluruh unsur pemangku kepentingan terkait termasuk PDAM ataupun pihak swasta untuk saling terhubung dalam setiap pekerjaan utilitas.

Menurut dia, galian pipa harus terkoneksi dengan sistem ducting yang sedang dikembangkan, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait penataan jalan dan pedestrian.

"Jangan sampai jalan sudah digali, lalu ditinggal begitu saja hingga merusak infrastruktur. Semua harus terkoneksi dan dikerjakan secara tuntas," katanya.

Pemkot Bekasi berharap pekerjaan infrastruktur dengan sistem terintegrasi ini dapat berjalan lebih efisien dan merata serta tidak hanya terpusat di titik-titik tertentu.

Menurut dia, keluhan masyarakat terkait galian jalan yang semrawut masih kerap terjadi sehingga Pemkot Bekasi turut menggandeng berbagai pihak, termasuk PT. Infrastruktur Cerdas Nusantara untuk mendukung penataan utilitas yang lebih modern dan tertib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.