Tingkatkan Ekonomi dan Lingkungan, Uncen Papua Ajari Warga Olah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel
📅 Minggu, 14 Sep 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Sentani - Universitas Cenderawasih (Uncen) di Kota Jayapura, Provinsi Papua mengajarkan masyarakat Kampung Yoboy dan Kehiran di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura cara mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel, melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan melibatkan dosen, mahasiswa, guru, serta rumah baca.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat yang juga Dosen MIPA Uncen Papua, Yohanis Mandik usai mendemonstrasikan pembuatan biodiesel di Kampung Yoboy, Minggu (14/9), mengatakan kegiatan itu difokuskan pada diskusi kelompok terarah serta praktik langsung cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel yang aman, murah dan ramah lingkungan.
"Kami ingin pengetahuan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan energi sehari-hari," katanya saat memberikan sambutan sebelum praktik pembuatan biodiesel.
Menurut Mandik, penggunaan minyak goreng berulang-ulang dapat menimbulkan risiko kesehatan, sementara jika dibuang langsung ke lingkungan dapat mencemari alam.
"Oleh karena itu kami memperkenalkan cara sederhana mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel, yang dapat digunakan untuk menyalakan kompor atau lampu," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tokoh pemuda Yoboy Jems Gustaf Tokoro menjelaskan Uncen Papua selama ini sangat konsisten memberikan pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan pengetahuan baru yang bermanfaat.
"Apa yang dipelajari hari ini tidak hanya penting bagi masyarakat Yoboy, kami berharap hal seperti ini juga juga dapat dibagikan ke seluruh kampung di sekitar Danau Sentani," katanya.
Ketua kelompok sadar energi Kampung Yoboy Hanny Felle menambahkan seluruh masyarakat menyambut menyambut dengan antusias kegiatan pengabdian masyarakat dari Universitas Cenderawasih Papua, dengan harapan dapat diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga tetapi juga menunjang peluang usaha kecil.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Melalui inovasi sederhana ini, limbah rumah tangga yang sebelumnya terbuang percuma link berpotensi menjadi energi alternatif yang bermanfaat dan bernilai ekonomi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!