Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BSI Raih KGIA 2025 untuk Inovasi Green Zakat Dukung Keberlanjutan

📅 Sabtu, 13 Sep 2025, 20:15 WIB | Oleh:
BSI Raih KGIA 2025 untuk Inovasi Green Zakat Dukung Keberlanjutan Doc: Dok. Istimewa
Ket. Greget Kalla Buana, VP Strategy & Portfolio ESG BSI, saat menerima penghargaan penghargaan Katadata Green Initiatives Awards (KGIA) 2025.

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil meraih penghargaan Katadata Green Initiatives Awards (KGIA) 2025 untuk kategori Environmental Zakat Management.

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian acara Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2025, sebagai pengakuan atas keberhasilan BSI dalam melahirkan inovasi Green Zakat sebagai instrumen pendanaan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSI untuk menghadirkan zakat yang tidak hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga menjawab tantangan keberlanjutan lingkungan.

“Melalui Green Zakat, kami ingin memastikan bahwa prinsip Maqashid Syariah benar-benar diwujudkan dalam menjawab isu perubahan iklim,” ujar Anggoro, di acara Katadata SAFE 2025 di Jakarta, kemarin.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan KGIA 2025 akan menjadi dorongan penting bagi BSI untuk terus mengembangkan inovasi Green Zakat yang mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat dan memperluas dampak positif keberlanjutan di Indonesia.

Terkait implementasi Green Zakat, BSI telah menghadirkan program Desa BSI yang dilengkapi dengan fasilitas panel surya sebagai sumber energi terbarukan yang dipergunakan untuk kegiatan operasional Desa BSI.

Program ini berhasil memberikan dampak ekonomi bagi para mustahik sekaligus mewujudkan keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan Green Zakat, BSI membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan sosial, ekonomi, sekaligus ekologis.

Sebagai ajang tahunan, KGIA memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat melalui inovasi hijau. KGIA juga menjadi wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan dengan misi bersama menjadikan Indonesia lebih berkelanjutan.

Melalui penghargaan ini, Katadata mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab sekaligus memperkuat transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif.

Adapun di tahun ke-6 penyelenggaraannya, Katadata SAFE 2025 mengusung tema “Green for Resilience” sebagai respons terhadap tantangan krisis iklim dan dinamika global, sekaligus menegaskan pentingnya ekonomi hijau sebagai solusi strategis untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Melalui berbagai rangkaian seperti forum tingkat tinggi, lokakarya, pameran interaktif, dan kolaborasi kreatif antara keberlanjutan dan seni, SAFE menjadi wadah penggerak aksi nyata menuju masa depan ekonomi yang inklusif dan tangguh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.