Bulog Tegaskan: Kualitas Beras Aman, Konsumen Tak Perlu Cemas
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: antara
JAKARTA – Bulog memastikan mutu beras tetap terjaga melalui rangkaian prosedur pengelolaan di gudang. Setiap beras yang masuk diperiksa terlebih dahulu, lalu dipantau secara berkala dengan menjaga kebersihan dan sanitasi gudang. Apabila terdeteksi indikasi serangan hama, Bulog melakukan tindakan pengendalian seperti spraying maupun fumigasi.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan, dalam penyaluran, pihaknya menerapkan sistem FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expired First Out) untuk memastikan rotasi stok berjalan baik. Jika ditemukan penurunan kualitas, dilakukan langkah korektif berupa pemisahan, fumigasi ulang, hingga pengolahan dengan mesin pemilah modern.
"Dengan demikian, masyarakat menerima beras berkualitas baik dan layak konsumsi sesuai standar," tegas Ahmad Rizal dari Subang, Jawa Barat, Kamis (11/9).
Dalam hal penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) baik melalui program Bantuan Pangan (Banpang) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog menyadari perlunya edukasi publik dan sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan preferensi konsumen yang berbeda-beda di setiap wilayah.
Bulog memastikan ketersediaan beras SPHP yang sesuai standar dengan tetap menjaga kualitas dan daya saingnya di pasar.Melalui kunjungan ini, diharapkan munculnya sejumlah rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan dan ekosistem pangan yang saling mendukung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan penugasan pemerintah secara optimal, menjaga stabilitas harga, serta memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat.
Terkait ketersediaan pangan, Ahmad Rizal menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan pangan. “Kami tidak hanya menunggu, tetapi menjalankan strategi proaktif jemput gabah dari sentra-sentra produksi, memastikan kualitas terjaga melalui fasilitas modern, serta menghadirkan beras berkualitas dengan harga terjangkau di masyarakat. Kehadiran fasilitas seperti SPP (Sentar Penggilingan Padi) Subang menjadi bukti nyata bahwa BULOG bekerja dengan sistem yang terukur dan profesional untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” ujarnya.
Pada kesempatan lain, Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto menegaskan pihaknya berkomitmen tetap menyerap gabah petani dan beras dalam negeri dengan skema komersial demi menjaga stabilitas pangan, mendukung petani, serta memperkuat cadangan nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!