Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NASA Temukan Potensi Tanda Biologis di Mars

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 22:50 WIB | Oleh:
NASA Temukan Potensi Tanda Biologis di Mars Doc: AFP/HANDOUT

LOS ANGELES - Sampel yang dikumpulkan oleh wahana penjelajah (rover) milik NASA di Mars, Perseverance, dari sebuah dasar sungai kering purba di Kawah Jezero kemungkinan mengandung bukti kehidupan mikroba purba, demikian ungkap NASA pada Rabu (10/9).

Sampel yang disebut sebagai "Sapphire Canyon" itu diambil tahun lalu dari sebuah batu yang dinamai Cheyava Falls. Sampel tersebut mengandung tanda-tanda biologis yang potensial, urai sebuah penelitian yang diterbitkan pada Rabu dalam jurnal Nature.

Tanda biologis yang potensial merupakan suatu zat atau struktur yang kemungkinan memiliki asal-usul biologis, namun memerlukan data tambahan atau penelitian lebih lanjut sebelum dapat disimpulkan mengenai ada atau tidaknya kehidupan, papar NASA.

Perseverance menemukan lokasi Cheyava Falls pada Juli 2024 saat menjelajahi formasi "Bright Angel", sekelompok batuan menonjol yang terletak di sepanjang tepi utara dan selatan Neretva Vallis. Lembah sungai purba ini, yang memiliki lebar sekitar 400 meter, terbentuk jauh di masa lalu oleh aliran air yang masuk ke Kawah Jezero.

"Temuan Perseverance ini menjadi temuan terdekat yang pernah kami capai dalam upaya menemukan kehidupan di Mars. Identifikasi tanda biologis yang potensial di Planet Merah merupakan penemuan yang revolusioner, dan akan memperluas pemahaman kita tentang Mars," ujar Sean Duffy, pelaksana tugas administrator NASA.

Instrumen-instrumen ilmiah pada Perseverance menemukan bahwa batuan sedimen pada formasi "Bright Angel" terdiri dari lempung dan lumpur, yang di Bumi dikenal sebagai pengawet yang sangat baik untuk kehidupan mikroba masa lalu. Batuan sedimen ini juga kaya akan karbon organik, belerang, besi teroksidasi (karat), dan fosfor.

"Kombinasi senyawa kimia yang kami temukan di formasi Bright Angel kemungkinan menjadi sumber energi yang melimpah bagi metabolisme mikroba," kata Joel Hurowitz, ilmuwan Perseverance dari Stony Brook University di New York sekaligus penulis utama penelitian tersebut.

"Namun, hanya karena kami menemukan semua tanda kimia yang meyakinkan dalam data, bukan berarti kami sudah memiliki tanda biologis yang potensial. Kami masih perlu menganalisis makna dari data tersebut," katanya. Ant/Xinhua

"Sapphire Canyon" merupakan salah satu dari 27 inti batuan yang telah dikumpulkan oleh Perseverance sejak mendarat di Kawah Jezero pada Februari 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kemenperin Dukung Pelestarian Batik Asli Indonesia

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dukung Pelestari...
Rona
D'Masiv Rilis Single Berbah...

BPOM Tetap Awasi Program MBG

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG
Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.