Sebab Kebakaran Food Court di Fatmawati Raya dari Masalah Listrik, Kerugian Capai Rp1,2 Miliar
📅 Senin, 08 Sep 2025, 08:13 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengatakan kerugian kebakaran yang melanda pusat jajanan (food court) di Jalan RS Fatmawati Raya No.25, RT.1/RW.6, Gandaria Selatan, Cilandak, mencapai Rp1,2 miliar.
"Taksiran kerugian mencapai Rp1,2 miliar," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda di Jakarta, Senin (8/9).
Menurut dia, area yang terbakar itu seluas 1.000 meter persegi, sementara penyebab kebakarannya diduga akibat masalah listrik di kawasan setempat, dengan titik kenal McD Fatmawati.
Dari kebakaran tersebut, dia melaporkan tidak ada korban jiwa, namun ada satu orang yang terluka.
"Satu orang terluka terkena pecahan kaca dan sudah diatasi oleh PMI," ujar Syamsul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, dia menuturkan pada Minggu (7/9) malam, seorang pengemudi ojek daring bernama Yanto melihat api pertama kali muncul dari mesin pendingin (freezer) di salah satu gerai makanan steak ayam.
Tak lama kemudian, terjadi ledakan, dan api langsung menyambar gerai-gerai lainnya serta bengkel terdekat.
"Pak Yanto berusaha memadamkan api yang terus membesar, kemudian melapor kepada Gulkarmat Jakarta Selatan, dan kami langsung meluncurkan unit terdekat dari TKP," tutur Syamsul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 71 personel Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut, dan saat ini sudah dalam status pendinginan sejak pukul 02.50 WIB.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran yang melanda sebuah pusat jajanan atau "food court" di Fatmawati.
“Saat ini masih dilakukan proses pendinginan," kata Perwira Piket Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel Triyanto di Jakarta, Senin.
Dia mengungkapkan kebakaran yang menghanguskan sejumlah tempat makan itu terjadi pada Minggu (7/9) malam sekitar pukul 23.39 WIB.
Menurut dia, hingga Senin, pukul 06.00 WIB, petugas masih berupaya melakukan proses pendinginan. "Kalau api dipastikan sudah tidak ada," ujar Triyanto.
Di lokasi tersebut, petugas masih menyemprotkan air ke sejumlah lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi percikan maupun asap di lokasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!