Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lebong Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Lebong Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pelajar di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu menjalani perawatan di RSUD Lebong karena mengalami keracunan makanan di wilayah itu, Kamis (28/8/2025).

LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, Provinsi Bengkulu, memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah itu akan tetap dilanjutkan pascakejadian keracunan massal pada 27 Agustus 2025.

"Program MBG ini akan tetap dilanjutkan, karena ini merupakan program nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat sehingga daerah wajib mendukungnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Rachman, saat dihubungi di Lebong, Minggu (07/9).

Dia menjelaskan kejadian keracunan makanan yang dialami ratusan pelajar di daerah itu beberapa waktu lalu harus dijadikan pelajaran, di mana pihaknya perlu peningkatan pengawasan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) akan diperketat.

Selain itu pada pelaksanaan program MBG tersebut, kata dia, juga harus diperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) serta Dinas Kesehatan Lebong, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sejauh ini dari informasi yang diterima pihaknya di Kabupaten Lebong, tambah dia, akan didirikan 15 dapur umum MBG, namun untuk lebih jelasnya mereka masih menunggu informasi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Dia mengimbau kalangan masyarakat Kabupaten Lebong untuk mendukung pelaksanaan program MBG, karena bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa dengan gizi yang cukup agar nantinya mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, pada 27 Agustus 2025 lebih dari 400 pelajar di Kabupaten Lebong yang berasal dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP serta ada juga guru yang mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG yang dibagikan berupa mie pangsit, pentol bakso, tahu dan sayuran.

Para pelajar yang mengalami keracunan dengan gejala mual, pusing dan muntah ini menjalani perawatan di RSUD Lebong. Saking banyaknya pasien yang masuk ke rumah sakit ini, membuat sebagian terpaksa menjalani perawatan di bawah tenda maupun selasar gedung.

Pemkab Lebong  pada 29 Agustus 2025 telah melakukan rapat evaluasi dan menyepakati penghentian sementara program MBG di Kabupaten Lebong hingga satu hingga dua bulan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.