Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Agama Janji Renovasi Majelis Taklim Bogor yang Ambruk Tewaskan 3 Orang

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 21:22 WIB | Oleh:
Menteri Agama Janji Renovasi Majelis Taklim Bogor yang Ambruk Tewaskan 3 Orang Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau kondisi korban yang dirawat di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/9).

KABUPATEN BOGOR - Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim Asohibiyah, Ciomas, berubah duka ketika bangunan ambruk pada Minggu (7/9). Tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 80 jamaah luka-luka. Menteri Agama Nasaruddin Umar turun langsung meninjau korban serta menjanjikan bantuan renovasi bangunan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjanjikan untuk membantu renovasi bangunan Majelis Taklim Asohibiyah di Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang ambruk saat kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu.

Ia turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menelan tiga korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka.

“Kami ikut berduka atas kecelakaan yang terjadi. Kami sudah mengunjungi para korban di beberapa rumah sakit,” kata Nasaruddin usai meninjau kondisi korban yang dirawat di RSUD Kota Bogor.

Menurut dia, Kementerian Agama akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu meringankan beban para korban maupun keluarga yang ditinggalkan.

Selain memberikan dukungan moril, Kementerian Agama berkomitmen membantu proses renovasi bangunan majelis taklim yang rusak akibat peristiwa itu.

“Termasuk juga kita akan membantu renovasi musala yang rusak, serta memberikan apresiasi dan tanda kepedulian kepada keluarga korban,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar tidak terulang kembali di tempat lain. Menurutnya, penting dilakukan evaluasi menyeluruh terkait faktor penyebab ambruknya bangunan.

“Kita menunggu hasil penyelidikan penyebabnya. Yang penting saat ini, kita fokus kepada korban, termasuk anak-anak yang juga mengalami luka,” tambah Nasaruddin.

Ia berharap para korban yang tengah menjalani perawatan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Semoga mereka lekas sembuh. Mudah-mudahan yang meninggal diterima Allah SWT, termasuk syahid, karena mereka datang untuk memperingati Maulid Nabi,” ucapnya.

Nasaruddin menekankan bahwa semangat peringatan Maulid Nabi yang dilandasi kecintaan kepada Rasulullah harus tetap dijaga, meski musibah ini terjadi di luar dugaan.

“Ini kehendak Tuhan. Niatnya bagus untuk memperingati Maulid Nabi, tetapi yang terjadi di luar dugaan. Kita serahkan semua kepada Allah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan jumlah korban akibat robohnya bangunan Majelis Taklim Asohibiyah pada Minggu pagi, mencapai lebih dari 80 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

48 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.